www.ozankicaumania.com

Tuesday, 21 May 2019

Tips Ringan Perihal Pemahaman Kolokan, Birahi Atau Emosi, Dan Cara Menganalisa Rawatan


Tips Ringan perihal Pemahaman Kolokan, Birahi atau Emosi, dan Cara Menganalisa Efektifitas Rawatan – Pada artikel kali ini, tim editor mencoba mengumpulkan tips-tips ringan seputar perawatan kacer mencakup pemahaman perihal mengetahui dan mencari birahi dan emosi pada kacer, menganalisa efektifitas rawatan, dan memahami makna kolokan atau petetan pada kacer. Semua tips-tips ini kami rangkum dari narasumber kami yaitu om Ibi BK.

Arti Kolokan pada Kacer (Pemahaman Emosi dan Birahi Melalui Perilaku “Celeng”)

Saya ingin katakana bahwa kolokan atau petetan itu sama-sama jinak tapi beda artinya. Jinaknya atau kolokanya burung itu sebetulnya sedang menunjukkan tanda-tanda emosi atau justru birahi. Ini perlu diketahui semoga KM tidak salah memilih rawatan yang akan diterapkan.
Kolokan yang biasa terjadi dikala burung terlihat manja kalau didekati atau dilambaikan tangan, dengan ekor nyiblek dan bunyi bukan kemarahan, hanya siulan, itu kemungkinan besar menunjukkan bahwa burung tersebut sedang over birahi (OB). Untuk penanganannya harus dengan penambahan durasi jemur dan pengurangan intensitas mandi.
Tapi kalau ia kolokanya sambil buka ekor dan menggeluarkan isian tajam yang membuktikan kemarahan, ini merupakan suatu indikasi bahwa burung sedang over emosi (OE). Jelas pengondisiannya sanggup dilakukan dengan mengurangi durasi jemur dan penambahan intensitas  mandinya. Meskipun Si burung nyiblek tetapi kalau yang keluar yaitu kicauan kemarahan dengan isian yang tajam, tetap lakukan pengondisian OE.
Jadi kita sebagai KM harus benar-benar paham mana yang sanggup benar-benar dibilang kolokan karna OB atau alasannya yaitu OE. Jangan semua kolokan atau nyiblek disamakan, ndassmeettt nanti.

Mencari “Birahi” atau “Emosi” pada Kacer

Secara garis besar untuk mencari emosi sanggup dilakukan dengan kontribusi EF kemudian setelah 30 menit mandikan kemudian dijemur. Sementara untuk mencari birahi pada kacer lakukan penjemuran sebentar kemudian berikan EF, kemudian sore hari mandikan kemudian berikan EF.
Untuk takaranya EF nya silahkan cari formula terbaiknya alasannya yaitu setiap individu membutuhkan dosis yang berbeda-beda. Namun yang paling krusial yaitu mandi dan jemurnya.
Silahkan praktekan pada diri Anda sendiri. Berjemurlah tapi sehabis berenang atau berendam. Bedakan dengan ketika  berjemur tapi tidak didahului mandi terlebih dahulu. Tubuh Anda akan mencicipi lebih panas yang mana?
Penampakan Kacer Kurang Emosi

Menganalisa Rawatan itu Bukan Hanya dengan “Kuat atau Tidaknya”

Setiap Anda menganalisa rawatan bukan melulu problem ia besar lengan berkuasa atau tidak. Sebagai contoh, dijemur besar lengan berkuasa atau tidak, tapi analisalah rawatan menurut dampak dari penjemuran itu cenderung negatif atau faktual terhadap performa kacer. Begitu pula mandi, yang dilihat bukan hanya ia suka atau tidak, besar lengan berkuasa atau tidak dikala dimandikan, tetapi lihatlah dampak dari mandi itu sendiri cenderung negatif atau faktual terhadap performa kacer.
Jangan gagal paham dengan menganggap kalau tipe panas sudah niscaya tidak besar lengan berkuasa jemur, sementara tipe cuek niscaya besar lengan berkuasa jemur. Anggapan menyerupai ini sanggup saja salah. Yang sebetulnya membedakan yaitu dampak dari sebuah rawatan Itu sendiri. Contoh, setelah dijemur burung jadi “ngambang buku”, makan tidak rakus, atau bunyi males-malesan pada dasarnya justru berdampak negative, berati berhati-hatilah.dalam menerapkan penjemuran. Bisa jadi tritmen penjemuaran dihilangkan. Sementara, kalau jumlah EF itu bukan dosis atau hal yang signifikan dalam perubahan sebuah rawatan. Faktor yang paling krusial dan perlu perhatian lebih untuk diterapkan yaitu pemandian dan penjemuran. Kalau perihal penerapan EF dosis paling amannya yaitu dengan berpatokan pada sekali mkan besar lengan berkuasa berapa kemudian dibagi 2. Contoh kalau sekali mkan besar lengan berkuasa 6 ekor berati pakailah dosis 3/3 pagi sore (3 ekor pagi dan 3 ekor sore).

Baca Juga:
Mengenal Teritorial Kacer di Alam Liar
Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Menjaga Performa Kacer
Membedakan Over Birahi atau Over Emosi dari Gerak-Gerik "Ngejer" Kacer

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Tips Ringan Perihal Pemahaman Kolokan, Birahi Atau Emosi, Dan Cara Menganalisa Rawatan

0 komentar:

Post a Comment

Silakan Jiaka Ada Komentar Jangan Ragu Ragu !!!