Burung Murai Batu - Penyebab Burung Murai Batu Tidak Tuntas Dalam Proses Mabungnya - Penangkaran Burung Murai Batu

Burung Murai Batu - Penyebab Burung Murai Batu Tidak Tuntas Dalam Proses Mabungnya - Penangkaran Burung Murai Batu - Mabung merupakan proses alami yang terjadi pada burung dan unggas lainya. Proses ini memang memekan waktu yang tidak sebentar, pada saat mabung ini terjadi beberapa tahap yaitu, merontokan bulu, memunculkan selongsong bulu yang terdiri dari protein dan kartin dan memecah selongsong bulu.

Lama proses ganti bulu (moulting), mulai dari awal rontok bulu hingga sempurnanya pertumbuhan bulu-bulu baru. Mabung pada burung tidak bisa dihitung dalam hitungan minggu atau bulan secara seragam. Setidaknya ada dua faktor awal yang berpengaruh di sini, yaitu jenis burung kicauan dan karakter individu burung. Kalau masa mabung berlangsung terlalu lama, di luar waktu normal, barulah kita cari penyebabnya.
Burung Murai Batu - Penyebab Burung Murai Batu Tidak Tuntas Dalam Proses Mabungnya - Penangkaran Burung Murai Batu

Namun terkadang, berbeda dengan proses mabung yang sempurna yang di alami oleh burung liar sehingga proses tersebut bisa berjalan dengan waktu yang singkat dan tidak memakan waktu yang cukup lama.

Pada burung peliharaan , proses mabung tersebut kadang terganggu yang akibatnya mengganggu metabolisme burung dan secara langsung manghambat proses dan perkembangan mabungnya pada burung tersebut.

Dan apa yang menyebabkan proses mabung pada burung berlangsung begitu lama ? pertanyaan seperti inilah yang sering di lontarkan para pecinta burung mania. Untuk itu jangan khawatir. Simak dibawah ini.

Penyebab Proses Mabung Tidak Tuntas - Mabung yang tidak tuntas bisa terjadi akibat beberapa faktor terutama kelalaian pada sang pemilik burung.


  • Pertama. Tetap melombakan burung yang mana bahwa burung itu sedang mengalami proses mabung atau mempertemukan dengan burung sejenis. Seperti yang kita ketahui bahwa burung murai batu adalah tipe burung fighter, jadi tidak sangat di sarankan untuk mempertemukan secara langsung.


  • Kedua. Tidak banyak memberikan banyak waktu untuk burung beristirahat, terutama pada malam hari. Contohnya, sangkar yang ditempati burung tidak di kerodong dan membiarkan burung berlama-lama didekat lampu yang terus menyala.


  • Ketiga. Dalam beberapa kasus yang sering di lakukan oleh sang pemilik dalam menangani murai batu yang sedang mabung tetapi mabungnya tidak pernah selesai atau lama, biasanya karena kesal atau merasa kasihan terhadap burung yang ia pelihara, hal yang sering di lakukan oleh sang pemilik biasanya nekat merontokan bulunya secara paksa dengan cara mencabuti bulu-bulu yang sebenarnya belum saatnya rontok dengan harapan akan tumbuh bulu-bulu baru. Hal seperti itu sebenarnya bukan solusi yang tepat yang akan brdampak negatif terhadap burung dan saran saya jangan sesekali merontokan bulu dengan cara dicabuti. Sebab ketika tunas bulu masih tertancap kuat dibawah kulit berarti ada pembulu darah dan saraf disana.

  • Keempat. Mengabaikan soal pakan. Burung yang sedang tetep membutuhkan pakan dengan kadar protein dan kalori tinggi. Kalori merupakan sumber energi yang dibutuhkan untuk merontokan bulu (awal mabung). Sedangkan protein di perlukan untuk menumbuhkan bulu-bulu baru. Sebab, selain kalsium dan fosfor, material penting untuk menumbuhkan bulu baru adalah keratin, salah satu jenis asam amino esensial. Asam amino terkandung dalam protein.

Burung Murai Batu - Penyebab Burung Murai Batu Tidak Tuntas Dalam Proses Mabungnya - Penangkaran Burung Murai Batu

Namun, pemberian pakan yang mengandung protein tinggi perlu di pantau sedemikian rupa. Adapun makanan yang mengandung protein tinggi antara lain seperti kroto dan jangkrik. Pemberian jangkrik dan kroto yang berlebihan biasanya akan membuat burung bertambah aktif dan naik birahinya. Dengan begitu akan menghambat proses mabungnya. Untuk itu Anda bisa mengkombinasikan pemberian kroto/jangkrik (sumber protein) dan ulat kandang (peredam birahi) untuk gaconya yang sedang mabung.

Kesalahan dalam perawatan burung selama mabung inilah yang kerap membuat burung stres, dan hal ini akan memperlambat proses ambrolnya bulu maupun memperlambat proses tumbuhnya bulu baru. Akibatnya, masa mabung pun molor terlalu lama.


Jika proses mabungnya terlalu lama atau melebihi batas waktu normal yang pada umumnya. Saya sarankan Anda mengecek kembali mengenai perawatan yang Anda diberikan pada burung yang sedang mabung tersebut. Jika Anda merasa sudah memberikan perawatan yang benar, kemungkinan besar mabung yang terlalu lama di sebabkan oleh faktor individu burung tersebut. Ini sangat terkait dengan faktor genetis (keturunan), yang memaksa kita hanya bisa pasrah dan sabar.

auto insurance, auto insurance quotes, auto insurance companies, auto insurance florida, auto insurance quotes online, auto insurance america, auto insurance comparison, auto insurance reviews, auto insurance calculator, auto insurance score, auto insurance quotes, auto insurance companies, auto insurance florida, auto insurance quotes online, auto insurance america, auto insurance comparison, auto insurance reviews, auto insurance calculator, auto insurance score, auto insurance ratings , manfaat gula merah, freshaves, suara cucak ijo, suara c ijo, download suara cucak ijo mp3, laptop, bisnis tanpa modal, peluang bisnis online terbaru, internet broadband, internet access, internet isp, internet line, internet p, email customer service gojek, grabbike car, bank s, web website, bank c, website shop, logo animals, web dengan desain terbaik

0 Response to "Burung Murai Batu - Penyebab Burung Murai Batu Tidak Tuntas Dalam Proses Mabungnya - Penangkaran Burung Murai Batu"

Post a Comment

Silakan Jiaka Ada Komentar Jangan Ragu Ragu !!!