Menyadari pentingnya memahami karakteristik pada tiap-tiap jenis burung kicau, Blog ini akan membantu Untuk memahanmi 50 Jenis Burung Kicau Lengkap dengan Tips Perawatanya.

Burung Cendet - Penyebab, Gejalan dan Cara Menangani Burung Cendet yang Terkena Sakit Sinusitis - Penangkaran Burung Cendet

Burung Cendet - Penyebab, Gejalan dan Cara Menangani Burung Cendet yang Terkena Sakit Sinusitis - Penangkaran Burung Cendet - Pada burung, sinusitis bisa membawa kematian jika tidak tertangani dengan tepat. Burung memiliki sistem sinus yang sangat rumit dengan banyak kantung yang berhubungan dan ideal bagi penyakit untuk tumbuh dan menyebar. Infeksi dapat dimulai pada satu situs dan bergerak melalui sistem sinus kemudian menyerang sebagian besar wilayah tengkorak. Infeksi yang parah pada burung berarti kematian.
Burung Cendet - Penyebab, Gejalan dan Cara Menangani Burung Cendet yang Terkena Sakit Sinusitis - Penangkaran Burung Cendet

Gejala: 

  • Mata bengkak atau keluar cairan dari mata dan lubang hidung. Terkadang semua sisi wajah bengkak dan mata tertutup. Di lain waktu, akan ada pembengkakan yang berbeda tepat di atas mata.
  • Gangguan pernafasan, yang jelas terlihat ataupun samar.
  • Tidak  mau makan dan tidur terus.
  • Adanya benjolan keras tetapi bukan berisi nanah.

Burung Cendet - Penyebab, Gejalan dan Cara Menangani Burung Cendet yang Terkena Sakit Sinusitis - Penangkaran Burung Cendet
Penyebab:

  • Bakteri dan virus adalah penyebab yang paling umum terjadinya sinusitis. Bakteri menyebabkan tumbuhnya daging keras yang menumpuk di sinus. Kadang-kadang bakteri ini bisa sangat resisten terhadap antibiotik, yang membuat perawatan menjadi sangat sulit. Bakteri Chlamydia akan menginvasi sinus dengan mudah. Bakteri Mycoplasma biasanya juga menyerang sinus burung merpati dan kutilang. Hal itu memang tidak menyebabkan kerusakan parah tetapi membuka pintu bagi terjadinya infeksi sekunder oleh beberapa bakteri berbahaya.
  • Kekurangan Vitamin A juga dapat menyebabkan perubahan pada lapisan sinus yang mengarah ke infeksi sekunder oleh bakteri.
  • Beberapa infeksi jamur yang menyebabkan sinusitis tetapi ini tidak umum.

Menangani burung sinusitis:

  • Dekati burung  dan lihat dari dekat pada area mata dan sekitarnya. Apakah ada kerusakan pada bagian mata dan cairan yang keluar dari lubang hidung.
  • Periksa apakah ada perubahan tertentu pada kedua sisi kepala, adakah bengkak, jika iya apakah lunak atau keras.
  • Untuk kasus ringan di mana tidak ada pembengkakan kepala, hanya gangguan di lubah hidung bisa langsung berikan antibiotic minimal 10 hari.
  • Jika ada kemungkinan burung terserang Chlamydia (Psittacosis), segera beri treatmen obat anti infeksi saluran pernafasan atas. Chlamydia adalah penyebab paling umum sinusitis pada burung.
  • Jika terjadi pembengkakan di sekitar mata atau di sisi muka, maka perawatan harus lebih intensif. Bengkak ini bisa dibuka melalui pembedahan dan kemudian dibersihkan. Setelah itu, luka bisa ditetesi dengan obat khusus untuk pencegah infeksi dan antibiotik.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

0 komentar:

Post a Comment

Silakan Jiaka Ada Komentar Jangan Ragu Ragu !!!