Menyadari pentingnya memahami karakteristik pada tiap-tiap jenis burung kicau, Blog ini akan membantu Untuk memahanmi 50 Jenis Burung Kicau Lengkap dengan Tips Perawatanya.

Burung Lovebird - Tiga Aspek yang Penting Dari Penilaian Lomba Burung - Penilain Ini Tidak Hanya Burung Lovebird Saja Tapi Burung Yang Lain Juga

Burung Lovebird - Tiga Aspek yang Penting Dari Penilaian Lomba Burung - Penilain Ini Tidak Hanya Burung Lovebird Saja Tapi Burung Yang Lain Juga - Kontes burung kicauan menjadi salah satu cara untuk menaikkan prestise burung peliharaan. Jika burung pernah memenangkan satu kontes, harga jualnya pasti melambung tinggi. Tidak hanya itu, hadiah dari kontespun biasanya cukup besar. Maka dari itu, tidak mengherankan jika para penghobi burun rela memeras keringat dan otak agar burung peliharaanya dapat memenangkan suatau kontes. Salah satu trik jika agar menang dalam suatu kontes/lomba burung adalah tahu mengenai kriteria dasar penilaian yang biasa diberikan oleh juri. Hal ini sangat berguna sekali untuk mengondisikan Burung Lovebird yang akan dilombakan. Dengan demikian, para pehobi calon peserta kontes bisa memanfaatkan perawatan burung pada poin-poin utama yang menjadi dasar penilaian.
Burung Lovebird - Tiga Aspek yang Penting Dari Penilaian Lomba Burung - Penilain Ini Tidak Hanya Burung Lovebird Saja Tapi Burung Yang Lain Juga

Ada tiga kriteria dasar penilaian kontes/lomba burung berkicau yang sudah sejak lama dosepakati bersama, diantaranya adalah :

Irama Dan Lagu Burung - Irama dan lagi menjadi bagian penilaian yan utama dari suatru kontes burung kicau. Irama lagu adsalah suatu bunyi yang memiliki alunan nada dengan tempo ketukan yang teratur dan serasi. Irama lagu meliputi kombinasi naik-turunnya nada, kombinasi panjang-pendknya nada dari permainan kecepatan irama yang menjadi harmini selera yang enak didengar agar tidak sumbang atau fals. Irama lagu yang baik adalah irama lagu yang lenkap dengan ciri bervariasi, keaktifan ritme lagu, spasi nada, isian-isian yang sesuai dengan nada yang lain, tidak terpotong-potong, dan tidak dulang-ulang. irama lagu juga harus membentuk keserasian bunyi yang harminis. Disamping itu, burung harus rajin melantunkan irama-irama lagu yang memukau sewakti kontes. Terlalu lama jeda dan sering jeda, menjadi salah satu aspek penilaian poin ini.

Volume dan Suara - Suara harus bersih, nyaring, dan lantang. Volume suara di sini bukan berarti "peak power" atau hanya kerasnya bunyi suara burung, tetapi lebih menitikberatkan kepada kualitas burung. Bukan volume suara yang paling keraslah yang baik, tetapi harus ada unsur-unsur lainnya seperti kemerduan suara. Kualitas volume suara burung yang baik adalah suara burung yang empuk, tidak cempreng, suaranya bersih, tidak parau, dan bersuara nyaring.

Fisik Dan Gaya - Fisik dan gaya adalah penilaian luar yang tidak boleh diabaikan oleh para pehobi. Agak ironis jika penampilan secara suara bagus, tetapi penampilan fisik terlihat kurang rapi dan berantakan. Penilaian fisik dan gaya burung meliputi antara lain adalah :

  • Penglihatan Secara Langsung - penglihatan secara langsung meliputi penilaian tentang kesehatan burung, kondisi/cacat dan tidaknya burung, warna bulu burung, dan sebagainya bisa terlihat oleh mata juri
  • Penilaian Gaya - Penilaian ini sangat dinamis tergantung masing-masing karakter jenis burung
Hal terpenting yang harus diperhatikan dalam mencetak burung yang berprestasi di ajang kontes adalah aspek kualitas irama lau, irama lagu burung yang menawan, tidak muncul tiba-tiba dengan sendirinya. Burung harus dimaster secara tepat. Untuk dapat mengoptimalkan tiga kriteria dasar penilaian di atas, selayaknya lomba burung berkicau adalah lomba tanpa teriak. Alasannya agar kualitas irama lagu burung-burung yang diikutkan dalam kontes benar-benar dapat dianalisis dan dinilai secara baik oleh juri.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

0 komentar:

Post a Comment

Silakan Jiaka Ada Komentar Jangan Ragu Ragu !!!