Menyadari pentingnya memahami karakteristik pada tiap-tiap jenis burung kicau, Blog ini akan membantu Untuk memahanmi 50 Jenis Burung Kicau Lengkap dengan Tips Perawatanya.

Proses Penjodohan Yang Baik Dan Benar Dalam Menangkarkan Burung Kenari - Solusi Penangkaran Burung Kenari

Proses Penjodohan Yang Baik Dan Benar Dalam Menangkarkan Burung Kenari - Solusi Penangkaran Burung Kenari - Jika jenis kelamin burung kenari telah diketahui,, langkah selanjutnya dalam menangkarkan burung kenari adalah proses menjodohkan. Proses penjodohan memerlukan suatu teknk khusus. Banyak hal yang perlu dilakukan saat menjodohkan burung kenari. Berikut dijelaskan beberapa teknik yang baik dan bemar yang dapat dilakukan pada proses penjodohan burung kenari
Proses Penjodohan Yang Baik Dan Benar Dalam Menangkarkan Burung Kenari - Solusi Penangkaran Burung Kenari

  1. Sepasang indukan yang akan di jodohkan haruslah sudah memasuki masa berkembang biak, usia kenari betina dan jantan sebaiknya di atas sekitar 7 bulan (lebih baik jika usia kenari jantan di atas 8 bulan). Sepasang indukan kenari yang cukup umur akan mengurangi masalah-masalah seperti telur tidak berisi, tidak mau mengerami, dan kualitas anakan yang lemah
  2. Pada tahap pengenalan kenari )jantan dan betina), burung kenari yang akan di jodohkan disiapkan pada kandang yang berbeda. Setiap kandang diberi makanan dan minuman secukupnya. Di dalam kandang burung kenari betina disiapakan sarang tempat untuk bertelur yang diletakkan di sudut kiri atau kanan atas atau lebih tinggi daripada pintu kandang. Sepasang indukan burung kenari yang akan di jodohkan dirtempatkan dalam kandang yang saling berdekatan (ukuran kandang 300x40 cm). Tempelkan atau gantung jandang dalam posisi selalu besisishan. Demikian juga pada waktu penjemuran selalu diusahakan berdekatan. Pada proses penjodohan dengan kandang saling berdekatan unu sebaiknya sepasang indukan kenari yang akan di jodohkan tidak berkekatan atu meilhat kenari yang lain, Hal ini diharapkan proses penjodohan akan lebih cepat karena masing-masing kenari lebih fokus ke pasangan masing-masing
  3. Untuk mempercepat masa birahi berikan telur puyug setiap 2 hari sekali
  4. Selama masa penjodohan sebaiknya sepasang indukan harus cukup penjemuran
  5. Lamanya proses penjodohan sangat relatif. Proses penjodohan dikatakan berhasil jika sepasang kenari yang di jodoh kan sudah saling berdekatan walau terpisahkan kandang. Bahkan terkadang terlihat saling meloloh dengan kandang yang di dekatkan atau di rapatkan. Jika di jauhkan salah satu oasangan akan tampak gelisah dan tidak tenang. Keduanya akan saling memagil dengan sahut-sahutan. Meskipun masih dalam jangka aktu 3 hari, tetapi sudah terjadi demikian, biasanya dalam waktu 5-7 hari sepasang kenari sudah mau berjodoh. Kenari jantan yang birahi di tandai dengan sering berkicau atau sering menabrak jeruji kandang. Sementara kenari betina yang birahi dan cukup umur ditandai dengan bungi memanggil jantan dan mengangkat bahan sarang
  6. Jika langkah di atas tidak terpenuhi, satukan sepasang indukan kenari tersebut dalam kandang (kadang pemanen atau kandang gantung biasa). Apabila sudah tidak berantem berarti dipastikan kenari sudah berjodoh. Meskipun masihsedikit berantam dengan hanya gertak-gertakan tetapi biarkan saja dalam satu kandang. Dengan catatan kenari tidak saling serang dengan mencabut bulu. Proses perkawinan yang baik adalah pagi hari dan sore hari. Jika kita mengawinkan kenari jantan dan betina pada pagi hari, maka setelah sekitaar 6 jam atau sore harinya, si jantan bisa mengawin kenari betina yang lain. Masukkan kenari jantan ke dalam kandang betina sampai 2 jam. Pisahkan kembali kedua kenari jika terus terjadi pertengkaran sampai mencabut bulu. Hal ini menunjukkan bentuk kebencian dan kenari tidak mau jodoh. Namun jika hanya sifat nya yang hanya saling gertak tetap biarkan saja dalam satu kandang dalam 1-2 hari berikutnya kenari tersebut sudah mau jodoh
  7. Sepasang indukan kenari yang sudah jodoh berikan cukup sayur, jemur, telur putuh, tualng sotong untuk mencukupi kebutuhan mineral dan kalsium. Apalagi bagi kenari betina yang sudah siap bertelur karena akan baik untuk membantu proses penbentukan cangakng. Siapkan sarang atau bahan sarang bagi kenari untuk bertelur. Jangan lupa alas kandang betina ditaburi sobekan kapas atau koran.
  8. Apabila betina sudah bertelur, posisi kandang jang di pindah-pindah. Tutup kedua sisi kandang dengan kertas koran agar pada saat proses pengeraman indukan bertina merasa lebih tenang. Proses pengeraman kurang lebih 14 hari
  9. Setelah proses pengeraman terlewati pada hari ke 14, tambahkan pakan berupa telur puyuh 2x pagi dan sore sebagai bahan makanan bagi anakkan sampai anak kenari berumur 2 hari
  10. Anakan kenari yang baru disapih di beri pakan berupa telur puyuh, remahan biskuit dan sayut sampai mampu makan biji-bijian
Proses Penjodohan Yang Baik Dan Benar Dalam Menangkarkan Burung Kenari - Solusi Penangkaran Burung Kenari
Penempatan kandang temoat bertelur sangat penting karena burung kenari sering tidak mau mengerami teurnya bila mereka tidak nyaman, terutama pada saat peternak mengganti makan dan minumman. Selain itu, disamping kiri atau kanan serta atas sarang sabaiknya di tutup dengan kertas semen untuk memberikan kenyamanana pada burung kenari saat mengerami telurnya.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Proses Penjodohan Yang Baik Dan Benar Dalam Menangkarkan Burung Kenari - Solusi Penangkaran Burung Kenari

0 komentar:

Post a Comment

Silakan Jiaka Ada Komentar Jangan Ragu Ragu !!!