Menyadari pentingnya memahami karakteristik pada tiap-tiap jenis burung kicau, Blog ini akan membantu Untuk memahanmi 50 Jenis Burung Kicau Lengkap dengan Tips Perawatanya.

Burung Sirtu-Perawatan Harian Agar Burung Sirtu Cepat Gacor-Tips Perawatan Sederhana Burung Sirtu

Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan Dalam Pemilihan Burung Cipo yang Berusia Muda Atau Muda Hutan-Perawatan Harian Agar Burung Sirtu Cepat Gacor-Tips Perawatan Sederhana Burung Sirtu
  • Peliharalah Burung Sirtu ini dalam satu sangkar dengan betinanya
  • Pemberian makanan perlu diperhatikan untuk menjaga kondisi fisiknya.
Perawatan Harian Agar Burung Sirtu Cepat Gacor

Memang tidak mudah merawat burung cipoh agar cepat gacor, karena dibutuhkan kesabaran dan ketekunan dalam perawatannya. Namun jika burung sudah memenuhi beberapa kondisi tertentu, bukan tidak mungkin mereka akan menjadi lebih rajin berbunyi. Berikut ini kondisi-kondisi tertentu yang diperlukan agar mereka rajin bunyi :
  • Kebersihan air minum dan sangkar terjaga, termasuk tenggeran yang digunakan.
  • Ketersediaan pakan berprotein tinggi, yang bisa bersumber dari jangkrik atau belalang, kroto, dan ulat kandang. Extra fooding (EF) ini harus selalu tersedia setiap hari.
  • Memperoleh sinar matahari secara cukup, khususnya pada pagi hari.
  • Burung cipoh terkadang terlihat bersama dalam satu kelompok, kemudian mereka sama-sama berbunyi sehingga alunan suara kicauannya terdengar seperti koor atau paduan suara. Untuk memancing mereka berbunyi, Anda juga bisa memberikan teman agar burung saling memanggil dan bersahutan.
  • Seperti halnya pleci, burung cipoh juga bisa disediakan nektar buatan.
Burung cipoh akan mengalami masa mabung selama dua kali dalam setahun. Selama itu pula, mereka akan terlihat seperti burung sakit, mudah ngedrop, dan tidak akan berkicau sama sekali. Karena itulah, perawatan masa mabung harus segera diberlakukan dan pemberian pakan penuh nutrisi serta vitamin tambahan harus diberikan untuk menjaga kondisi tubuhnya agar relatif stabil selama mabung.
Semoga dengan mengenal karakter dan perawatan burung cipoh kacat secara tepat, burung pun akan menjadi lebih rajin berkicau lagi.
Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan Dalam Pemilihan Burung Cipo yang Berusia Muda Atau Muda Hutan-Perawatan Harian Agar Burung Sirtu Cepat Gacor-Tips Perawatan Sederhana Burung Sirtu Peliharalah Burung Sirtu ini dalam satu sangkar dengan betinanya Pemberian makanan perlu diperhatikan untuk menjaga kondisi fisiknya. Perawatan Harian Agar Burung Sirtu Cepat Gacor  Memang tidak mudah merawat burung cipoh agar cepat gacor, karena dibutuhkan kesabaran dan ketekunan dalam perawatannya. Namun jika burung sudah memenuhi beberapa kondisi tertentu, bukan tidak mungkin mereka akan menjadi lebih rajin berbunyi. Berikut ini kondisi-kondisi tertentu yang diperlukan agar mereka rajin bunyi : Kebersihan air minum dan sangkar terjaga, termasuk tenggeran yang digunakan. Ketersediaan pakan berprotein tinggi, yang bisa bersumber dari jangkrik atau belalang, kroto, dan ulat kandang. Extra fooding (EF) ini harus selalu tersedia setiap hari. Memperoleh sinar matahari secara cukup, khususnya pada pagi hari. Burung cipoh terkadang terlihat bersama dalam satu kelompok, kemudian mereka sama-sama berbunyi sehingga alunan suara kicauannya terdengar seperti koor atau paduan suara. Untuk memancing mereka berbunyi, Anda juga bisa memberikan teman agar burung saling memanggil dan bersahutan. Seperti halnya pleci, burung cipoh juga bisa disediakan nektar buatan. Burung cipoh akan mengalami masa mabung selama dua kali dalam setahun. Selama itu pula, mereka akan terlihat seperti burung sakit, mudah ngedrop, dan tidak akan berkicau sama sekali. Karena itulah, perawatan masa mabung harus segera diberlakukan dan pemberian pakan penuh nutrisi serta vitamin tambahan harus diberikan untuk menjaga kondisi tubuhnya agar relatif stabil selama mabung. Semoga dengan mengenal karakter dan perawatan burung cipoh kacat secara tepat, burung pun akan menjadi lebih rajin berkicau lagi.   Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan Dalam Pemilihan Burung Cipo yang Berusia Muda Atau Muda Hutan, Antara Lain :  Paruh burung cipo yang masih anakan umumnya masih putih, atau abu-abu mendekati putih. Tetapi ketika berumur muda, mulai menjadi lebih gelap, namun belum sehitam burung dewasa (lihat kembali dua gambar di atas). Warna bulu pada burung muda hampir sama seperti burung dewasa betina, yaitu lebih kusam daripada burung dewasa jantan. Tapi warna hitam pada kedua bulu sayapnya tidak sehitam burung jantan dewasa. Carilah burung yang tidak liar atau kelabakan begitu didekati. Lebih bagus lagi apabila burung dipisahkan dalam kandang soliter, bukan dalam kandang ombyokan. Carilah burung yang sudah anteng di atas tenggeran, meski sesekali masih melompat ke sisi sangkar. Jangan memilih burung cipo muda yang selalu berada di dasar sangkar dan nampak ketakutan. Ini menunjukan burung sudah mulai beradaptasi dengan kondisi sangkar, sehingga memudahkan kita dalam perawatan selanjutnya, seperti melatih makan voer atau menjinakkannya. Carilah burung yang sudah ngeriwik, atau sudah mau berbunyi, minimal mau bersiul meski masih pelan,  Apabila ingin membeli cipo yang masih lolohan, sebaiknya belilah sepasang untuk memperbesar peluang mendapatkan burung jantan. Setelah mendapatkan cipo lolohan, berikan pakan yang tepat untuknya. Anakan burung cipo yang masih merah dan belum sepenuhnya tumbuh bulu bisa diberi potongan perut jangkrik. Pemberian bisa dilakukan ketika burung lapar. Kalau anakan itu sudah tumbuh bulu, bisa diberikan campuran voer lembut yang dibasahi sedikit air dan potongan perut dari jangkrik atau serangga lainnya. Selama perawatan, anakan bisa dilatih dengan menggunakan suara kicauan burung sejenis atau suara burung lain untuk menambah variasi suaranya. Selama beberapa hari, burung jangan dimandikan dulu. Biarkan dia beradaptasi dengan sangkar, tempat pakan, tempat minum, serta tenggeran. Setelah cukup beradaptasi, barulah burung mulai dimandikan pada pagi hari. dengan cara disemprot halus menggunakan sprayer, dan dijemur selama 1  jam saja di lokasi yang agak ramai. Dengan merawat burung cipo sejak muda, maupun sejak  lolohan, maka perawatan selanjutnya menjadi lebih mudah. Selain itu, kita bisa memasternya dengan suara kicauan burung lain. Meski bukan peniru ulung, cipo tetap mampu meniru suara burung lain, apalagi kalau  dipelihara sejak kecil.

Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan Dalam Pemilihan Burung Cipo yang Berusia Muda Atau Muda Hutan, Antara Lain :


  • Paruh burung cipo yang masih anakan umumnya masih putih, atau abu-abu mendekati putih. Tetapi ketika berumur muda, mulai menjadi lebih gelap, namun belum sehitam burung dewasa (lihat kembali dua gambar di atas).
  • Warna bulu pada burung muda hampir sama seperti burung dewasa betina, yaitu lebih kusam daripada burung dewasa jantan. Tapi warna hitam pada kedua bulu sayapnya tidak sehitam burung jantan dewasa.
  • Carilah burung yang tidak liar atau kelabakan begitu didekati. Lebih bagus lagi apabila burung dipisahkan dalam kandang soliter, bukan dalam kandang ombyokan.
  • Carilah burung yang sudah anteng di atas tenggeran, meski sesekali masih melompat ke sisi sangkar. Jangan memilih burung cipo muda yang selalu berada di dasar sangkar dan nampak ketakutan. Ini menunjukan burung sudah mulai beradaptasi dengan kondisi sangkar, sehingga memudahkan kita dalam perawatan selanjutnya, seperti melatih makan voer atau menjinakkannya.
  • Carilah burung yang sudah ngeriwik, atau sudah mau berbunyi, minimal mau bersiul meski masih pelan,

Apabila ingin membeli cipo yang masih lolohan, sebaiknya belilah sepasang untuk memperbesar peluang mendapatkan burung jantan. Setelah mendapatkan cipo lolohan, berikan pakan yang tepat untuknya. Anakan burung cipo yang masih merah dan belum sepenuhnya tumbuh bulu bisa diberi potongan perut jangkrik. Pemberian bisa dilakukan ketika burung lapar.
Kalau anakan itu sudah tumbuh bulu, bisa diberikan campuran voer lembut yang dibasahi sedikit air dan potongan perut dari jangkrik atau serangga lainnya. Selama perawatan, anakan bisa dilatih dengan menggunakan suara kicauan burung sejenis atau suara burung lain untuk menambah variasi suaranya.
Selama beberapa hari, burung jangan dimandikan dulu. Biarkan dia beradaptasi dengan sangkar, tempat pakan, tempat minum, serta tenggeran. Setelah cukup beradaptasi, barulah burung mulai dimandikan pada pagi hari. dengan cara disemprot halus menggunakan sprayer, dan dijemur selama 1  jam saja di lokasi yang agak ramai.
Dengan merawat burung cipo sejak muda, maupun sejak  lolohan, maka perawatan selanjutnya menjadi lebih mudah. Selain itu, kita bisa memasternya dengan suara kicauan burung lain. Meski bukan peniru ulung, cipo tetap mampu meniru suara burung lain, apalagi kalau  dipelihara sejak kecil.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Burung Sirtu-Perawatan Harian Agar Burung Sirtu Cepat Gacor-Tips Perawatan Sederhana Burung Sirtu

0 komentar:

Post a Comment

Silakan Jiaka Ada Komentar Jangan Ragu Ragu !!!