Menyadari pentingnya memahami karakteristik pada tiap-tiap jenis burung kicau, Blog ini akan membantu Untuk memahanmi 50 Jenis Burung Kicau Lengkap dengan Tips Perawatanya.

Burung Serindit - Habitat Asli Burung Serindit

Habitat dan Kebiasaan Burung Serindit- Burung Serindit biasa hidup di hutan-hutan lebat, selalu berkelompok dan berpasangan. Di daerah Riau, populasi Burung Serindit yang tercesar adalah di daerah Sumatra, sedangkan di kepulauan Riau, walapun ada (umumnya di pulau-pulau besar yang berhutan lebat) jumlahnya tidaklah banyak. Daerah penyeberangan adalah Semenanjung Melayu, Singapura, Kepulauan Anamba Kalimantan, Kepulauan Riau, Bangka dan Belitung, Sumatera dan pulau-pulau seperti Nias, Seribu, Sipora dan Enggano.
Habitat dan Kebiasaan Burung Serindit- Burung Serindit biasa hidup di hutan-hutan lebat, selalu berkelompok dan berpasangan. Di daerah Riau, populasi Burung Serindit yang tercesar adalah di daerah Sumatra, sedangkan di kepulauan Riau, walapun ada (umumnya di pulau-pulau besar yang berhutan lebat) jumlahnya tidaklah banyak. Daerah penyeberangan adalah Semenanjung Melayu, Singapura, Kepulauan Anamba Kalimantan, Kepulauan Riau, Bangka dan Belitung, Sumatera dan pulau-pulau seperti Nias, Seribu, Sipora dan Enggano.   Perlu diketahui, burung serindit yang sering dilombakan di Sumatera dan Kalimantan adalah serindit melayu (Loriculus galgulus). Spesies ini memang mempunyai habitat asli di kedua pulau tersebut, serta ditemukan pula di Jawa (misalnya di Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal) dan Malaysia. Perkembangan burung serindit di Malaysia bahkan sudah bagus, karena jumlah pemeliharanya cukup banyak dan menjadi burung lomba favorit di sana. Selain serindit melayu, Indonesia masih memiliki enam spesies serindit lainnya, yang kemudian diberi nama sesuai dengan habitatnya. Enam spesies tersebut adalah serindit jawa, serindit sulawesi, serindit sangihe, serindit maluku, serindit flores, dan serindit papua. Silakan cek kembali jenis dan habitat serindit di sini. Khusus serindit sangihe (Loriculus catamene) dan serindit sulawesi (Loriculus exilis) nggak usah dipelihara ya, karena keduanya termasuk spesies burung langka dan dilindungi berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 7 Tahun 1999 tentang Daftar Nama Burung yang Dilindungi.

Perlu diketahui, burung serindit yang sering dilombakan di Sumatera dan Kalimantan adalah serindit melayu (Loriculus galgulus). Spesies ini memang mempunyai habitat asli di kedua pulau tersebut, serta ditemukan pula di Jawa (misalnya di Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal) dan Malaysia. Perkembangan burung serindit di Malaysia bahkan sudah bagus, karena jumlah pemeliharanya cukup banyak dan menjadi burung lomba favorit di sana.
Selain serindit melayu, Indonesia masih memiliki enam spesies serindit lainnya, yang kemudian diberi nama sesuai dengan habitatnya. Enam spesies tersebut adalah serindit jawa, serindit sulawesi, serindit sangihe, serindit maluku, serindit flores, dan serindit papua. Silakan cek kembali jenis dan habitat serindit di sini.
Khusus serindit sangihe (Loriculus catamene) dan serindit sulawesi (Loriculus exilis) nggak usah dipelihara ya, karena keduanya termasuk spesies burung langka dan dilindungi berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 7 Tahun 1999 tentang Daftar Nama Burung yang Dilindungi.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Burung Serindit - Habitat Asli Burung Serindit

0 komentar:

Post a Comment

Silakan Jiaka Ada Komentar Jangan Ragu Ragu !!!