Menyadari pentingnya memahami karakteristik pada tiap-tiap jenis burung kicau, Blog ini akan membantu Untuk memahanmi 50 Jenis Burung Kicau Lengkap dengan Tips Perawatanya.

Burung Poksay/Poksai Jambul Putih- Mengenal Lebih Dekat Burung Poksai Jambul Putih

Burung Poksay/Poksai Jambul Putih- Mengenal Lebih Dekat Burung Poksai Jambul Putih-Poksay Jambul Putih-Makanan Yang Dibutuhkan-Keunggulan Burung Poksay Jambul Putih-Kelemahan Burung Poksai Jambul Putih

Burung Poksai jambul putih (Garrulax Leujcolophus/White Crested Lauhging Thrush) di kenal sebagai rajanya burung poksay. Burung ini berhabitat asli Thailand dan pada beberapa waktu lampau banyak diimpor ke indonesia.
Tingkah lakunya mudah dikenali karena selalu bergerak di dalam sangkar. Bulunya didominasi warna putih dan coklat. Bulu bagian kepala sampai ke batas mantel dan bagian bawahnya hingga ke perut berwarna putih. Bulu hitam tampak membentang menyerupai pita dari pamgkal paruh melewati garis mata hingga ke bagian telinga. Bulu sayap sampai ke ekornya berwarna cokelat, sedangkan pada bagian ujung bulu sekunder warna coklatnya tampak lebih tua.
Paruh poksai jambul putih berwarna hitam, kekar, dan lebih besar dari kerabatnya. Matanya lebar dan hitam bersinar. Kakinya yang hitam dan kokoh membuatnya tampak kekar dan berwibawa saat berkiau.
Jenis burung lokal yang tampak mirip dengan burung poksai jambul putih dan sering pula di tawarkan sebagai posai cina adalah poksai medan. Kedua burung ini mempunyai ciri-ciri yang beda sehingga bisa di bedakan. Poksai medan tubuhnya lebih kecil. Walaupun bulukepalanya berwarna putih, poksai medan tidak memiliki jambul di kepalanya. Perbedaan yang mencolok trampak pada bulu sayap, dada, dan ekor poksau medan yang berwarna kehitaman. Suara poksai jambul putih, sekaligus menjadi ciri khasnya lebih besar dan keras terasa enak didenharkan.

Burung Poksay/Poksai Jambul Putih- Mengenal Lebih Dekat Burung Poksai Jambul Putih-Poksay Jambul Putih-Makanan Yang Dibutuhkan-Keunggulan Burung Poksay Jambul Putih-Kelemahan Burung Poksai Jambul Putih  Burung Poksai jambul putih (Garrulax Leujcolophus/White Crested Lauhging Thrush) di kenal sebagai rajanya burung poksay. Burung ini berhabitat asli Thailand dan pada beberapa waktu lampau banyak diimpor ke indonesia. Tingkah lakunya mudah dikenali karena selalu bergerak di dalam sangkar. Bulunya didominasi warna putih dan coklat. Bulu bagian kepala sampai ke batas mantel dan bagian bawahnya hingga ke perut berwarna putih. Bulu hitam tampak membentang menyerupai pita dari pamgkal paruh melewati garis mata hingga ke bagian telinga. Bulu sayap sampai ke ekornya berwarna cokelat, sedangkan pada bagian ujung bulu sekunder warna coklatnya tampak lebih tua. Paruh poksai jambul putih berwarna hitam, kekar, dan lebih besar dari kerabatnya. Matanya lebar dan hitam bersinar. Kakinya yang hitam dan kokoh membuatnya tampak kekar dan berwibawa saat berkiau. Jenis burung lokal yang tampak mirip dengan burung poksai jambul putih dan sering pula di tawarkan sebagai posai cina adalah poksai medan. Kedua burung ini mempunyai ciri-ciri yang beda sehingga bisa di bedakan. Poksai medan tubuhnya lebih kecil. Walaupun bulukepalanya berwarna putih, poksai medan tidak memiliki jambul di kepalanya. Perbedaan yang mencolok trampak pada bulu sayap, dada, dan ekor poksau medan yang berwarna kehitaman. Suara poksai jambul putih, sekaligus menjadi ciri khasnya lebih besar dan keras terasa enak didenharkan.   Makanan Yang Dibutuhkan  Di alam, burung poksay jambul putih mencari pakan di tanah atau percabangan pohon yang lebih rendah. Pakan burung poksai jambul putih ini berupa serangga di dedaunan, biji-bijian, atau buah-buahan yang terjatuh  Keunggulan Burung Poksay Jambul Putih  Daya tarik yang memikat dari poksai jambul putih berhubungan dengan penampilan dan tingkah lakunya. -Gagah Penampilannya selalu tegak dan tidak loyo seperti burung berkicau jenis lainnya. Kegagahannya akan lebih terlihat bila burung ini sudah terpelihara dengan baik dalam wakti beberapa minggu dan sering ppula dimandikan, apalagi bila sudah mau diadu sesama jenisnya. Tandanya, jambul burung ini akan mengembang dan bulu sayapnya bergetar pada saat berkicau. Burung in juga aktif bergerak pada saat berkicau sehingga sakarnya terus bergoyang. Pada saat seperti ini penampilannya bisa dikatakan luar biasa. -Penakluk Burung Lain Burung Poksau jambul putih juga dijuluki penakluk burung lain karena suara kicauan dan gerakannya selalu membuat burung lain yang ada di sekitarnya menjadi ketakutan. kebiasaan lainnya yaitu sering ikut berkicau ketika ada burung lain di sekitarnya berkicau. Hal inilah yang menjadikannya dikucilkan oleh para penggemar burung kalau saja penggemar tersebut sedah memahami benar karakter poksai jambul putih. -Raja Tertawa Poksai jambul putih digelari raja tertawa karena kicauannya seperti orang tertawa terbahak-bahak, terutama burung yang betina. Dihabitatnya, poksai jambul putih selalu berkicau bersamaan, sambil menunggu suasana sepi untuk kembali menyelinap ke bagian bawah semak-semak mencari makanan. Untuknya, ketika burung ini berkicau di alam bebas bisa berhenti seketika seperti dikomando dan akan kembali berkicau bila ada isyarat dari burung lain sejenisnya. Hal ini pula yang menyebabkannya di juluki burung "penyanyi rimba" oekeh para ahli burung yang melakukan penelitian pada burung tersebut  Kelemahan Burung Poksai Jambul Putih  Kelemahan poksai jambul puth terletak pada tingkah lakunya yang di anggao terlalu agresif dan sifatnya yang liar. Karakternya yang keras terus terbawa saat burung tersebut diburu, di tangkap, pemikat, dan dipelihara penggemarnya. Berikut ini kelemahan yang dimilikinya -Sulit Dijinakkan Salah satu kreteria agar burung peliharaan dapat rajin berkicau adalah harus jinak, tidak merasa ketakutan bila sangkarnya digantung pada tempat yang agak rendah. Hal seperti ini rasanya agak sulit diharapkan dari piksai jambul putih, tanpa ada burung lain berada di dekatnya. Dari pengamatan tingkah laku poksai jambul putih, dapat diambil kesimpulan bahwa poksai jambul putih memerlukan perawatan khusus untuk membuatnya lebih berani pada lingkungan dan lebih rajin berkicau. -Kukunya Mudah Matah Dan Terluka Burung Poksai jambul putih yang diimpor umumnya mempunyai kuku (biasanya kuku jari belakang) oatah atau terlepas. Cacat kuku ini hampir pasti ditemukan pada pksai jambul putih yang sudah dewasa karena burungnya kandang penampungan atau sifat liar burung tersebut yang sulit ditenangkan dalam waktu singkat.

Makanan Yang Dibutuhkan

Di alam, burung poksay jambul putih mencari pakan di tanah atau percabangan pohon yang lebih rendah. Pakan burung poksai jambul putih ini berupa serangga di dedaunan, biji-bijian, atau buah-buahan yang terjatuh

Keunggulan Burung Poksay Jambul Putih

Daya tarik yang memikat dari poksai jambul putih berhubungan dengan penampilan dan tingkah lakunya.

  • -Gagah

Penampilannya selalu tegak dan tidak loyo seperti burung berkicau jenis lainnya. Kegagahannya akan lebih terlihat bila burung ini sudah terpelihara dengan baik dalam wakti beberapa minggu dan sering ppula dimandikan, apalagi bila sudah mau diadu sesama jenisnya. Tandanya, jambul burung ini akan mengembang dan bulu sayapnya bergetar pada saat berkicau. Burung in juga aktif bergerak pada saat berkicau sehingga sakarnya terus bergoyang. Pada saat seperti ini penampilannya bisa dikatakan luar biasa.

  • -Penakluk Burung Lain

Burung Poksau jambul putih juga dijuluki penakluk burung lain karena suara kicauan dan gerakannya selalu membuat burung lain yang ada di sekitarnya menjadi ketakutan. kebiasaan lainnya yaitu sering ikut berkicau ketika ada burung lain di sekitarnya berkicau. Hal inilah yang menjadikannya dikucilkan oleh para penggemar burung kalau saja penggemar tersebut sedah memahami benar karakter poksai jambul putih.

  • -Raja Tertawa

Poksai jambul putih digelari raja tertawa karena kicauannya seperti orang tertawa terbahak-bahak, terutama burung yang betina. Dihabitatnya, poksai jambul putih selalu berkicau bersamaan, sambil menunggu suasana sepi untuk kembali menyelinap ke bagian bawah semak-semak mencari makanan. Untuknya, ketika burung ini berkicau di alam bebas bisa berhenti seketika seperti dikomando dan akan kembali berkicau bila ada isyarat dari burung lain sejenisnya. Hal ini pula yang menyebabkannya di juluki burung "penyanyi rimba" oekeh para ahli burung yang melakukan penelitian pada burung tersebut

Kelemahan Burung Poksai Jambul Putih

Kelemahan poksai jambul puth terletak pada tingkah lakunya yang di anggao terlalu agresif dan sifatnya yang liar. Karakternya yang keras terus terbawa saat burung tersebut diburu, di tangkap, pemikat, dan dipelihara penggemarnya. Berikut ini kelemahan yang dimilikinya

  • -Sulit Dijinakkan

Salah satu kreteria agar burung peliharaan dapat rajin berkicau adalah harus jinak, tidak merasa ketakutan bila sangkarnya digantung pada tempat yang agak rendah. Hal seperti ini rasanya agak sulit diharapkan dari piksai jambul putih, tanpa ada burung lain berada di dekatnya. Dari pengamatan tingkah laku poksai jambul putih, dapat diambil kesimpulan bahwa poksai jambul putih memerlukan perawatan khusus untuk membuatnya lebih berani pada lingkungan dan lebih rajin berkicau.

  • -Kukunya Mudah Patah Dan Terluka

Burung Poksai jambul putih yang diimpor umumnya mempunyai kuku (biasanya kuku jari belakang) oatah atau terlepas. Cacat kuku ini hampir pasti ditemukan pada pksai jambul putih yang sudah dewasa karena burungnya kandang penampungan atau sifat liar burung tersebut yang sulit ditenangkan dalam waktu singkat.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Burung Poksay/Poksai Jambul Putih- Mengenal Lebih Dekat Burung Poksai Jambul Putih

0 komentar:

Post a Comment

Silakan Jiaka Ada Komentar Jangan Ragu Ragu !!!