Menyadari pentingnya memahami karakteristik pada tiap-tiap jenis burung kicau, Blog ini akan membantu Untuk memahanmi 50 Jenis Burung Kicau Lengkap dengan Tips Perawatanya.

Habitat Dan Kebiasaan Burung Paruh Bengkok Kakaktua Yang Elok Dan Indah Dan JENIS - JENIS KAKATUA & WILAYAH PENYEBARANNYA

Habitat Dan Kebiasaan, Kakaktua nenghuni hutan primer dan sekunder yang tinggi dan tepi hutan, burung ini juga menghuni hutan monsun (Nusa Tenggara), hutan yang tinggi bersemak, semak yang pohonnya jarang dan lahan bududaya yang pohonnya jarang. Dari permukana laut sampai ketinggian 900m (Sulawesi), !520 m (Lombok), 100m (Sumbawa), 700 m(Flores),950+m(Sumba dan 500+m (Timor). sedangkan untuk jenis Kakaktua Maluku (Salmon-crested Cockatoo) biasanya hidup sendiri, berpasangan dan kelompok kecil, dahulu di pohon meraka tidur berkelompok hingga 16 ekor. Umumnya tidak mencolok, kecualai pada saat terbang ke dan dari lokasi pohon satu ke yang lain, mereka tidur ketika petang dan menjelang fajar.
Walaupun terlihat terbang si atas kanopi tapi kebanyakan terbang di bawah batas kanopi. Mencari makan dengan tenang di kanopi dan lapisan tengah kanopi dan memiliki sebaran lokasi di daerah Seram, Ambon, Haraku dan Saparua. Kakatua menghuni hutan primer dan sekunder yang tinggi, hutan yang rusak dan hidup diatas permukaan laut sampai ketinggian 1000m.

JENIS - JENIS KAKATUA & WILAYAH PENYEBARANNYA

Burung Kakatua merupakan salah satu jenis burung yang banyak di gemari oleh pencinta burung paruh bengkok di seluruh dunia,perilakunya yang khas,lucu,riang dan mahir menirukan suara manusia menjadikan burung ini menjadi salah satu primadona klangenan,akan tetapi karena perburuan liar yang terus menerus di habitatnya maka burung ini terancam punah keberadaannya,terutama di wilayah Indonesia yang notabene merupakan penyumbang jenis kakatua terbanyak di dunia.
Untuk melindungi keberadaan satwa langka ini,maka pemerintah membuat peraturannya yang tertulis dalam Undang-Undang RI No.5 Tahun 1990 tentang Konseravasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya,yang pengaturannya lebih spesifik lagi pada pasal 21 ayat 2 dengan ketentuan pidana yang telah diatur juga pada pasal 40 ayat 2 dan 4. 

Berikut ini merupakan jenis-jenis kakatua di dunia dan wilayah penyebarannya :
  • 1. Kakatua putih kecil jambul Oranye / jingga  (Cacatua Sulphurea)
Habitat Dan Kebiasaan, Kakaktua nenghuni hutan primer dan sekunder yang tinggi dan tepi hutan, burung ini juga menghuni hutan monsun (Nusa Tenggara), hutan yang tinggi bersemak, semak yang pohonnya jarang dan lahan bududaya yang pohonnya jarang. Dari permukana laut sampai ketinggian 900m (Sulawesi), !520 m (Lombok), 100m (Sumbawa), 700 m(Flores),950+m(Sumba dan 500+m (Timor). sedangkan untuk jenis Kakaktua Maluku (Salmon-crested Cockatoo) biasanya hidup sendiri, berpasangan dan kelompok kecil, dahulu di pohon meraka tidur berkelompok hingga 16 ekor. Umumnya tidak mencolok, kecualai pada saat terbang ke dan dari lokasi pohon satu ke yang lain, mereka tidur ketika petang dan menjelang fajar. Walaupun terlihat terbang si atas kanopi tapi kebanyakan terbang di bawah batas kanopi. Mencari makan dengan tenang di kanopi dan lapisan tengah kanopi dan memiliki sebaran lokasi di daerah Seram, Ambon, Haraku dan Saparua. Kakatua menghuni hutan primer dan sekunder yang tinggi, hutan yang rusak dan hidup diatas permukaan laut sampai ketinggian 1000m.  JENIS - JENIS KAKATUA & WILAYAH PENYEBARANNYA  Burung Kakatua merupakan salah satu jenis burung yang banyak di gemari oleh pencinta burung paruh bengkok di seluruh dunia,perilakunya yang khas,lucu,riang dan mahir menirukan suara manusia menjadikan burung ini menjadi salah satu primadona klangenan,akan tetapi karena perburuan liar yang terus menerus di habitatnya maka burung ini terancam punah keberadaannya,terutama di wilayah Indonesia yang notabene merupakan penyumbang jenis kakatua terbanyak di dunia. Untuk melindungi keberadaan satwa langka ini,maka pemerintah membuat peraturannya yang tertulis dalam Undang-Undang RI No.5 Tahun 1990 tentang Konseravasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya,yang pengaturannya lebih spesifik lagi pada pasal 21 ayat 2 dengan ketentuan pidana yang telah diatur juga pada pasal 40 ayat 2 dan 4.   Berikut ini merupakan jenis-jenis kakatua di dunia dan wilayah penyebarannya : 1. Kakatua putih kecil jambul Oranye / jingga  (Cacatua Sulphurea)  Jenis ini memiliki ukuran maksimal rata-rata 35cm,bulu tubuhnya berwarna putih dan jambulnya berwarna oranye/jingga. Habitat burung ini diantaranya menyebar di wilayah Nusa Tenggara dan Sulawesi.  Kakatua Raja (Probosciger atterimus)   Jenis burung ini mempunyai ukuran tubuh paling besar diantara semua jenis kakatua lainnya,antara 55cm-70cm. Ciri khasnya adalah sekujur tubuh bulunya  berwarna hitam legam dan memliki pipi berwarna oranye bahkan cenderung merah. Terdapat 3 ras dari jenis kakatua raja ini, yaitu Atterimus Goliath (ukuran 60cm-70cm) , Atterimus Atterimus (ukuran 55cm-60cm) dan Atterimus Stenolophus (ukuran sama dengan goliath tapi memiliki bentuk lebar jambul yang lebih sempit). Habitat Asli burung ini terdapat di Wilayah Papua dan Australia. Kakatua Putih Besar Jambul Putih (Cacatua Alba)   Penyebarannya meliputi wilayah Maluku Tengah dan Utara,jenis kakatua ini memiliki ukuran tubuh dewasa sekitar 45cm,seluruh tubuh dan jambulnya berwarna putih polos. Kakatua Galah (Eolophus Roseicapilla)   Kakatua galah juga disebut Kakatua dada mawar, Kakatua mawar,Kakatua Merah muda dan ungu adalah satu jenis kakatua yang biasa ditemukan dan tersebar luas,mereka dapat ditemukan di daerah terbuka di hampir semua bagian daratan Australia.  Ciri dari kakatua ini mempunyai bulu pink dan abu-abu yang khas serta perilakunya yang berani membuatnya sebagai pemandangan biasa di hutan dan juga di perkotaan di Australia.  Istilah galah diperkirakan berasal dari kata gilaa, sebuah kata yang ditemukan pada bahasa yuwaalara dan dekat sekali dengan bahasa aborigin   Jenis kakatua ini sangat dilarang keluar dari wilayah Australia,yang memang sangat ketat peraturannya untuk arus keluar masuk hewan dari maupun ke Australia,oleh karena itu oleh beberapa breeder diluar Australia,terutama di Jerman,Belanda dan Afrika Selatan mereka mengatasinya dengan jalan konservasi di dalam penangkaran,terbukti mereka sukses menangkarkan hewan ini sehingga anakannya telah di ekspor ke beberapa negara dunia,termasuk Indonesia dan salah satunya RealParrot.com memiliki stok anakan burung ini yang siap di adopsi oleh pencinta burung paruh bengkok di tanah air.  Kakatua Korela / Kakatua Sanguinea (Cacatua Pastinator / Cacatua Sanguinea)   Ciri khas dari jenis burung ini adalah memiliki kelopak mata berwarna biru muda yang lebih lebar dibanding jenis kakatua lainnya,ukuran dewasanya dapat mencapai ukuran sekitar 40cm. Ciri lainnya adalah  memiliki bulu berwarna putih dan ada sedikit bulu berwarna merah/jingga di sekitar hidung dan paruhnya,sepintas Kakatua ini mirip dengan Kakatua Goffini namun mereka memiliki ukuran lebih besar. Jenis Kakatua ini mempunya 2 ras,yaitu Sanguinea Sanguinea dan Sanguinea Normantoni. Habitat burung ini tersebar di wilayah Papua dan Australia. Kakatua Goffini / Kakatua Rawa (Cacatua Goffini)   Burung ini sepintas mirip dengan Kakatua Korela namun ukuran mereka lebih kecil (dewasa 30cm) dan memiliki ukuran kelopak mata yang berwarna biru muda lebih sempit. Ciri dari burung ini adalah berwarna putih sekujur tubuh dengan sedikit bulu berwarna merah/jingga di sekitar paruhnya. Habitat asli dari burung ini adalah Kepulauan Tanimbar yang merupakan salah satu kepulauan di Kabupaten Maluku Tenggara Barat. Kakatua Maluku (Cacatua Moluccensis)   Jenis ini dapat mencapai ukuran tubuh 55cm dengan ciri khas sekujur tubuh putih dengan nuansa merah muda dan jambulnya berwarna merah muda cenderung jingga. Habitat penyebaran kakatua ini adalah P.Haruku,P.Saparua,P.Seram yang merupakan wilayah Maluku bagian selatan. Kakatua Putih Besar Jambul Kuning (Cacatua Galerita)   Ciri Khas dari burung ini adalah ukiran tubuh yang dewas bisa mencapai 45cm,seluruh tubuhnya berwarna putih polos dan memiliki jambul berwarna kuning cerah.   Beberapa ras (sub-spesies) dari Kakatua Putih Besar Jambul Kuning : C.G.Eleonora : sering disebut kakatua jambul kuning medium/sedang.ciri khasnya adalah kelopak matanya yang berwarna putih,sekujur tubuhnya berwarna putih polos.Habitat aslinya adalah di Pulau Aru. C.G.Triton : yang membedakan jenis ini dengan medium adalah sekujur tubuhnya berwarna putih polos dan kelopak matanya yang berwarna biru muda serta ukurannya yang lebih besar (dewasa mencapai 50cm).Habitat aslinya adalah di Papua. C.G.Galerita : ukurannya serupa dengan C.G.Triton yaitu sekitar 50cm dengan ciri khas bulu putih sekujur tubuh,memiliki nuansa kuning di bulu bagian telinga,dibawah sayap dan ekor.Warna Putih pada bagian kelopak mata dan ukuran kepala sedikit lebih kecil.Penyebaran Kakatua ini diwilayah sekitar Australia. C.G.Fitzroyi : memiliki ukuran serupa dengan C.G.Eleonora (medium),dengan bercampur warna kuning pada bagian telinga,di bawah sayap dan ekor.Cir khas lainnya adalah kelopak matanya yang berwarna biru muda mirip dengan C.G.Triton.Ukuran Paruh juga lebih besar daripada C.G.Galerita. Habitatnya terdapat di sekitar Sungai Fitztroy,Australia Utara.   Kakatua Tungging / Ekor Merah ( Cacatua Haematuropygia)   Jenis Kakatua yang terlangka di dunia bahkan terancam kepunahan karena sering dibunuh dengan alasan dianggap sebagai hama pertanian serta penangkapan ilegal di alamnya untuk diperjual-belikan,tahun 2008 tercatat kurang dari 1000 ekor di habitatnya. Ciri khas dari jenis ini adalah memiliki bulu sekujur tubuh putih dengan bulu di bagian bawah ekor berwarna jingga kemerahan dan berujung putih kekuningan,pada bagian sayap bawah berwarna kuning pucat. Burung dewasa dapat mencapai ukuran 30cm,memiliki warna suara serupa dengan kakatua lainnya,namun karakteristik jenis ini jauh lebih tenang.Habitat asli hewan ini terdapat di Filipina,terutama di wilayah Luzon tengah,Luzon Utara,Pulau Palawan, Tawitawi,Mindanao dan Masbate.  Dengan demikian,upaya penangkaran menjadi sangat penting untuk kelestarian semua jenis kakatua terutama di tanah air kita.Oleh karena itu kami RealParrot.com sangat mendukung upaya pelestarian jenis burung ini,dengan tidak menjual burung hasil tangkapan alam,hanya Kakatua hasil penangkaran saja yang kami jual.
Jenis ini memiliki ukuran maksimal rata-rata 35cm,bulu tubuhnya berwarna putih dan jambulnya berwarna oranye/jingga.
Habitat burung ini diantaranya menyebar di wilayah Nusa Tenggara dan Sulawesi.

  • Kakatua Raja (Probosciger atterimus)
Habitat Dan Kebiasaan, Kakaktua nenghuni hutan primer dan sekunder yang tinggi dan tepi hutan, burung ini juga menghuni hutan monsun (Nusa Tenggara), hutan yang tinggi bersemak, semak yang pohonnya jarang dan lahan bududaya yang pohonnya jarang. Dari permukana laut sampai ketinggian 900m (Sulawesi), !520 m (Lombok), 100m (Sumbawa), 700 m(Flores),950+m(Sumba dan 500+m (Timor). sedangkan untuk jenis Kakaktua Maluku (Salmon-crested Cockatoo) biasanya hidup sendiri, berpasangan dan kelompok kecil, dahulu di pohon meraka tidur berkelompok hingga 16 ekor. Umumnya tidak mencolok, kecualai pada saat terbang ke dan dari lokasi pohon satu ke yang lain, mereka tidur ketika petang dan menjelang fajar. Walaupun terlihat terbang si atas kanopi tapi kebanyakan terbang di bawah batas kanopi. Mencari makan dengan tenang di kanopi dan lapisan tengah kanopi dan memiliki sebaran lokasi di daerah Seram, Ambon, Haraku dan Saparua. Kakatua menghuni hutan primer dan sekunder yang tinggi, hutan yang rusak dan hidup diatas permukaan laut sampai ketinggian 1000m.  JENIS - JENIS KAKATUA & WILAYAH PENYEBARANNYA  Burung Kakatua merupakan salah satu jenis burung yang banyak di gemari oleh pencinta burung paruh bengkok di seluruh dunia,perilakunya yang khas,lucu,riang dan mahir menirukan suara manusia menjadikan burung ini menjadi salah satu primadona klangenan,akan tetapi karena perburuan liar yang terus menerus di habitatnya maka burung ini terancam punah keberadaannya,terutama di wilayah Indonesia yang notabene merupakan penyumbang jenis kakatua terbanyak di dunia. Untuk melindungi keberadaan satwa langka ini,maka pemerintah membuat peraturannya yang tertulis dalam Undang-Undang RI No.5 Tahun 1990 tentang Konseravasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya,yang pengaturannya lebih spesifik lagi pada pasal 21 ayat 2 dengan ketentuan pidana yang telah diatur juga pada pasal 40 ayat 2 dan 4.   Berikut ini merupakan jenis-jenis kakatua di dunia dan wilayah penyebarannya : 1. Kakatua putih kecil jambul Oranye / jingga  (Cacatua Sulphurea)  Jenis ini memiliki ukuran maksimal rata-rata 35cm,bulu tubuhnya berwarna putih dan jambulnya berwarna oranye/jingga. Habitat burung ini diantaranya menyebar di wilayah Nusa Tenggara dan Sulawesi.  Kakatua Raja (Probosciger atterimus)   Jenis burung ini mempunyai ukuran tubuh paling besar diantara semua jenis kakatua lainnya,antara 55cm-70cm. Ciri khasnya adalah sekujur tubuh bulunya  berwarna hitam legam dan memliki pipi berwarna oranye bahkan cenderung merah. Terdapat 3 ras dari jenis kakatua raja ini, yaitu Atterimus Goliath (ukuran 60cm-70cm) , Atterimus Atterimus (ukuran 55cm-60cm) dan Atterimus Stenolophus (ukuran sama dengan goliath tapi memiliki bentuk lebar jambul yang lebih sempit). Habitat Asli burung ini terdapat di Wilayah Papua dan Australia. Kakatua Putih Besar Jambul Putih (Cacatua Alba)   Penyebarannya meliputi wilayah Maluku Tengah dan Utara,jenis kakatua ini memiliki ukuran tubuh dewasa sekitar 45cm,seluruh tubuh dan jambulnya berwarna putih polos. Kakatua Galah (Eolophus Roseicapilla)   Kakatua galah juga disebut Kakatua dada mawar, Kakatua mawar,Kakatua Merah muda dan ungu adalah satu jenis kakatua yang biasa ditemukan dan tersebar luas,mereka dapat ditemukan di daerah terbuka di hampir semua bagian daratan Australia.  Ciri dari kakatua ini mempunyai bulu pink dan abu-abu yang khas serta perilakunya yang berani membuatnya sebagai pemandangan biasa di hutan dan juga di perkotaan di Australia.  Istilah galah diperkirakan berasal dari kata gilaa, sebuah kata yang ditemukan pada bahasa yuwaalara dan dekat sekali dengan bahasa aborigin   Jenis kakatua ini sangat dilarang keluar dari wilayah Australia,yang memang sangat ketat peraturannya untuk arus keluar masuk hewan dari maupun ke Australia,oleh karena itu oleh beberapa breeder diluar Australia,terutama di Jerman,Belanda dan Afrika Selatan mereka mengatasinya dengan jalan konservasi di dalam penangkaran,terbukti mereka sukses menangkarkan hewan ini sehingga anakannya telah di ekspor ke beberapa negara dunia,termasuk Indonesia dan salah satunya RealParrot.com memiliki stok anakan burung ini yang siap di adopsi oleh pencinta burung paruh bengkok di tanah air.  Kakatua Korela / Kakatua Sanguinea (Cacatua Pastinator / Cacatua Sanguinea)   Ciri khas dari jenis burung ini adalah memiliki kelopak mata berwarna biru muda yang lebih lebar dibanding jenis kakatua lainnya,ukuran dewasanya dapat mencapai ukuran sekitar 40cm. Ciri lainnya adalah  memiliki bulu berwarna putih dan ada sedikit bulu berwarna merah/jingga di sekitar hidung dan paruhnya,sepintas Kakatua ini mirip dengan Kakatua Goffini namun mereka memiliki ukuran lebih besar. Jenis Kakatua ini mempunya 2 ras,yaitu Sanguinea Sanguinea dan Sanguinea Normantoni. Habitat burung ini tersebar di wilayah Papua dan Australia. Kakatua Goffini / Kakatua Rawa (Cacatua Goffini)   Burung ini sepintas mirip dengan Kakatua Korela namun ukuran mereka lebih kecil (dewasa 30cm) dan memiliki ukuran kelopak mata yang berwarna biru muda lebih sempit. Ciri dari burung ini adalah berwarna putih sekujur tubuh dengan sedikit bulu berwarna merah/jingga di sekitar paruhnya. Habitat asli dari burung ini adalah Kepulauan Tanimbar yang merupakan salah satu kepulauan di Kabupaten Maluku Tenggara Barat. Kakatua Maluku (Cacatua Moluccensis)   Jenis ini dapat mencapai ukuran tubuh 55cm dengan ciri khas sekujur tubuh putih dengan nuansa merah muda dan jambulnya berwarna merah muda cenderung jingga. Habitat penyebaran kakatua ini adalah P.Haruku,P.Saparua,P.Seram yang merupakan wilayah Maluku bagian selatan. Kakatua Putih Besar Jambul Kuning (Cacatua Galerita)   Ciri Khas dari burung ini adalah ukiran tubuh yang dewas bisa mencapai 45cm,seluruh tubuhnya berwarna putih polos dan memiliki jambul berwarna kuning cerah.   Beberapa ras (sub-spesies) dari Kakatua Putih Besar Jambul Kuning : C.G.Eleonora : sering disebut kakatua jambul kuning medium/sedang.ciri khasnya adalah kelopak matanya yang berwarna putih,sekujur tubuhnya berwarna putih polos.Habitat aslinya adalah di Pulau Aru. C.G.Triton : yang membedakan jenis ini dengan medium adalah sekujur tubuhnya berwarna putih polos dan kelopak matanya yang berwarna biru muda serta ukurannya yang lebih besar (dewasa mencapai 50cm).Habitat aslinya adalah di Papua. C.G.Galerita : ukurannya serupa dengan C.G.Triton yaitu sekitar 50cm dengan ciri khas bulu putih sekujur tubuh,memiliki nuansa kuning di bulu bagian telinga,dibawah sayap dan ekor.Warna Putih pada bagian kelopak mata dan ukuran kepala sedikit lebih kecil.Penyebaran Kakatua ini diwilayah sekitar Australia. C.G.Fitzroyi : memiliki ukuran serupa dengan C.G.Eleonora (medium),dengan bercampur warna kuning pada bagian telinga,di bawah sayap dan ekor.Cir khas lainnya adalah kelopak matanya yang berwarna biru muda mirip dengan C.G.Triton.Ukuran Paruh juga lebih besar daripada C.G.Galerita. Habitatnya terdapat di sekitar Sungai Fitztroy,Australia Utara.   Kakatua Tungging / Ekor Merah ( Cacatua Haematuropygia)   Jenis Kakatua yang terlangka di dunia bahkan terancam kepunahan karena sering dibunuh dengan alasan dianggap sebagai hama pertanian serta penangkapan ilegal di alamnya untuk diperjual-belikan,tahun 2008 tercatat kurang dari 1000 ekor di habitatnya. Ciri khas dari jenis ini adalah memiliki bulu sekujur tubuh putih dengan bulu di bagian bawah ekor berwarna jingga kemerahan dan berujung putih kekuningan,pada bagian sayap bawah berwarna kuning pucat. Burung dewasa dapat mencapai ukuran 30cm,memiliki warna suara serupa dengan kakatua lainnya,namun karakteristik jenis ini jauh lebih tenang.Habitat asli hewan ini terdapat di Filipina,terutama di wilayah Luzon tengah,Luzon Utara,Pulau Palawan, Tawitawi,Mindanao dan Masbate.  Dengan demikian,upaya penangkaran menjadi sangat penting untuk kelestarian semua jenis kakatua terutama di tanah air kita.Oleh karena itu kami RealParrot.com sangat mendukung upaya pelestarian jenis burung ini,dengan tidak menjual burung hasil tangkapan alam,hanya Kakatua hasil penangkaran saja yang kami jual.

Jenis burung ini mempunyai ukuran tubuh paling besar diantara semua jenis kakatua lainnya,antara 55cm-70cm.
Ciri khasnya adalah sekujur tubuh bulunya  berwarna hitam legam dan memliki pipi berwarna oranye bahkan cenderung merah.
Terdapat 3 ras dari jenis kakatua raja ini, yaitu Atterimus Goliath (ukuran 60cm-70cm) , Atterimus Atterimus (ukuran 55cm-60cm) dan Atterimus Stenolophus (ukuran sama dengan goliath tapi memiliki bentuk lebar jambul yang lebih sempit).
Habitat Asli burung ini terdapat di Wilayah Papua dan Australia.
  • Kakatua Putih Besar Jambul Putih (Cacatua Alba)
Habitat Dan Kebiasaan, Kakaktua nenghuni hutan primer dan sekunder yang tinggi dan tepi hutan, burung ini juga menghuni hutan monsun (Nusa Tenggara), hutan yang tinggi bersemak, semak yang pohonnya jarang dan lahan bududaya yang pohonnya jarang. Dari permukana laut sampai ketinggian 900m (Sulawesi), !520 m (Lombok), 100m (Sumbawa), 700 m(Flores),950+m(Sumba dan 500+m (Timor). sedangkan untuk jenis Kakaktua Maluku (Salmon-crested Cockatoo) biasanya hidup sendiri, berpasangan dan kelompok kecil, dahulu di pohon meraka tidur berkelompok hingga 16 ekor. Umumnya tidak mencolok, kecualai pada saat terbang ke dan dari lokasi pohon satu ke yang lain, mereka tidur ketika petang dan menjelang fajar. Walaupun terlihat terbang si atas kanopi tapi kebanyakan terbang di bawah batas kanopi. Mencari makan dengan tenang di kanopi dan lapisan tengah kanopi dan memiliki sebaran lokasi di daerah Seram, Ambon, Haraku dan Saparua. Kakatua menghuni hutan primer dan sekunder yang tinggi, hutan yang rusak dan hidup diatas permukaan laut sampai ketinggian 1000m.  JENIS - JENIS KAKATUA & WILAYAH PENYEBARANNYA  Burung Kakatua merupakan salah satu jenis burung yang banyak di gemari oleh pencinta burung paruh bengkok di seluruh dunia,perilakunya yang khas,lucu,riang dan mahir menirukan suara manusia menjadikan burung ini menjadi salah satu primadona klangenan,akan tetapi karena perburuan liar yang terus menerus di habitatnya maka burung ini terancam punah keberadaannya,terutama di wilayah Indonesia yang notabene merupakan penyumbang jenis kakatua terbanyak di dunia. Untuk melindungi keberadaan satwa langka ini,maka pemerintah membuat peraturannya yang tertulis dalam Undang-Undang RI No.5 Tahun 1990 tentang Konseravasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya,yang pengaturannya lebih spesifik lagi pada pasal 21 ayat 2 dengan ketentuan pidana yang telah diatur juga pada pasal 40 ayat 2 dan 4.   Berikut ini merupakan jenis-jenis kakatua di dunia dan wilayah penyebarannya : 1. Kakatua putih kecil jambul Oranye / jingga  (Cacatua Sulphurea)  Jenis ini memiliki ukuran maksimal rata-rata 35cm,bulu tubuhnya berwarna putih dan jambulnya berwarna oranye/jingga. Habitat burung ini diantaranya menyebar di wilayah Nusa Tenggara dan Sulawesi.  Kakatua Raja (Probosciger atterimus)   Jenis burung ini mempunyai ukuran tubuh paling besar diantara semua jenis kakatua lainnya,antara 55cm-70cm. Ciri khasnya adalah sekujur tubuh bulunya  berwarna hitam legam dan memliki pipi berwarna oranye bahkan cenderung merah. Terdapat 3 ras dari jenis kakatua raja ini, yaitu Atterimus Goliath (ukuran 60cm-70cm) , Atterimus Atterimus (ukuran 55cm-60cm) dan Atterimus Stenolophus (ukuran sama dengan goliath tapi memiliki bentuk lebar jambul yang lebih sempit). Habitat Asli burung ini terdapat di Wilayah Papua dan Australia. Kakatua Putih Besar Jambul Putih (Cacatua Alba)   Penyebarannya meliputi wilayah Maluku Tengah dan Utara,jenis kakatua ini memiliki ukuran tubuh dewasa sekitar 45cm,seluruh tubuh dan jambulnya berwarna putih polos. Kakatua Galah (Eolophus Roseicapilla)   Kakatua galah juga disebut Kakatua dada mawar, Kakatua mawar,Kakatua Merah muda dan ungu adalah satu jenis kakatua yang biasa ditemukan dan tersebar luas,mereka dapat ditemukan di daerah terbuka di hampir semua bagian daratan Australia.  Ciri dari kakatua ini mempunyai bulu pink dan abu-abu yang khas serta perilakunya yang berani membuatnya sebagai pemandangan biasa di hutan dan juga di perkotaan di Australia.  Istilah galah diperkirakan berasal dari kata gilaa, sebuah kata yang ditemukan pada bahasa yuwaalara dan dekat sekali dengan bahasa aborigin   Jenis kakatua ini sangat dilarang keluar dari wilayah Australia,yang memang sangat ketat peraturannya untuk arus keluar masuk hewan dari maupun ke Australia,oleh karena itu oleh beberapa breeder diluar Australia,terutama di Jerman,Belanda dan Afrika Selatan mereka mengatasinya dengan jalan konservasi di dalam penangkaran,terbukti mereka sukses menangkarkan hewan ini sehingga anakannya telah di ekspor ke beberapa negara dunia,termasuk Indonesia dan salah satunya RealParrot.com memiliki stok anakan burung ini yang siap di adopsi oleh pencinta burung paruh bengkok di tanah air.  Kakatua Korela / Kakatua Sanguinea (Cacatua Pastinator / Cacatua Sanguinea)   Ciri khas dari jenis burung ini adalah memiliki kelopak mata berwarna biru muda yang lebih lebar dibanding jenis kakatua lainnya,ukuran dewasanya dapat mencapai ukuran sekitar 40cm. Ciri lainnya adalah  memiliki bulu berwarna putih dan ada sedikit bulu berwarna merah/jingga di sekitar hidung dan paruhnya,sepintas Kakatua ini mirip dengan Kakatua Goffini namun mereka memiliki ukuran lebih besar. Jenis Kakatua ini mempunya 2 ras,yaitu Sanguinea Sanguinea dan Sanguinea Normantoni. Habitat burung ini tersebar di wilayah Papua dan Australia. Kakatua Goffini / Kakatua Rawa (Cacatua Goffini)   Burung ini sepintas mirip dengan Kakatua Korela namun ukuran mereka lebih kecil (dewasa 30cm) dan memiliki ukuran kelopak mata yang berwarna biru muda lebih sempit. Ciri dari burung ini adalah berwarna putih sekujur tubuh dengan sedikit bulu berwarna merah/jingga di sekitar paruhnya. Habitat asli dari burung ini adalah Kepulauan Tanimbar yang merupakan salah satu kepulauan di Kabupaten Maluku Tenggara Barat. Kakatua Maluku (Cacatua Moluccensis)   Jenis ini dapat mencapai ukuran tubuh 55cm dengan ciri khas sekujur tubuh putih dengan nuansa merah muda dan jambulnya berwarna merah muda cenderung jingga. Habitat penyebaran kakatua ini adalah P.Haruku,P.Saparua,P.Seram yang merupakan wilayah Maluku bagian selatan. Kakatua Putih Besar Jambul Kuning (Cacatua Galerita)   Ciri Khas dari burung ini adalah ukiran tubuh yang dewas bisa mencapai 45cm,seluruh tubuhnya berwarna putih polos dan memiliki jambul berwarna kuning cerah.   Beberapa ras (sub-spesies) dari Kakatua Putih Besar Jambul Kuning : C.G.Eleonora : sering disebut kakatua jambul kuning medium/sedang.ciri khasnya adalah kelopak matanya yang berwarna putih,sekujur tubuhnya berwarna putih polos.Habitat aslinya adalah di Pulau Aru. C.G.Triton : yang membedakan jenis ini dengan medium adalah sekujur tubuhnya berwarna putih polos dan kelopak matanya yang berwarna biru muda serta ukurannya yang lebih besar (dewasa mencapai 50cm).Habitat aslinya adalah di Papua. C.G.Galerita : ukurannya serupa dengan C.G.Triton yaitu sekitar 50cm dengan ciri khas bulu putih sekujur tubuh,memiliki nuansa kuning di bulu bagian telinga,dibawah sayap dan ekor.Warna Putih pada bagian kelopak mata dan ukuran kepala sedikit lebih kecil.Penyebaran Kakatua ini diwilayah sekitar Australia. C.G.Fitzroyi : memiliki ukuran serupa dengan C.G.Eleonora (medium),dengan bercampur warna kuning pada bagian telinga,di bawah sayap dan ekor.Cir khas lainnya adalah kelopak matanya yang berwarna biru muda mirip dengan C.G.Triton.Ukuran Paruh juga lebih besar daripada C.G.Galerita. Habitatnya terdapat di sekitar Sungai Fitztroy,Australia Utara.   Kakatua Tungging / Ekor Merah ( Cacatua Haematuropygia)   Jenis Kakatua yang terlangka di dunia bahkan terancam kepunahan karena sering dibunuh dengan alasan dianggap sebagai hama pertanian serta penangkapan ilegal di alamnya untuk diperjual-belikan,tahun 2008 tercatat kurang dari 1000 ekor di habitatnya. Ciri khas dari jenis ini adalah memiliki bulu sekujur tubuh putih dengan bulu di bagian bawah ekor berwarna jingga kemerahan dan berujung putih kekuningan,pada bagian sayap bawah berwarna kuning pucat. Burung dewasa dapat mencapai ukuran 30cm,memiliki warna suara serupa dengan kakatua lainnya,namun karakteristik jenis ini jauh lebih tenang.Habitat asli hewan ini terdapat di Filipina,terutama di wilayah Luzon tengah,Luzon Utara,Pulau Palawan, Tawitawi,Mindanao dan Masbate.  Dengan demikian,upaya penangkaran menjadi sangat penting untuk kelestarian semua jenis kakatua terutama di tanah air kita.Oleh karena itu kami RealParrot.com sangat mendukung upaya pelestarian jenis burung ini,dengan tidak menjual burung hasil tangkapan alam,hanya Kakatua hasil penangkaran saja yang kami jual.

Penyebarannya meliputi wilayah Maluku Tengah dan Utara,jenis kakatua ini memiliki ukuran tubuh dewasa sekitar 45cm,seluruh tubuh dan jambulnya berwarna putih polos.
  • Kakatua Galah (Eolophus Roseicapilla)
Habitat Dan Kebiasaan, Kakaktua nenghuni hutan primer dan sekunder yang tinggi dan tepi hutan, burung ini juga menghuni hutan monsun (Nusa Tenggara), hutan yang tinggi bersemak, semak yang pohonnya jarang dan lahan bududaya yang pohonnya jarang. Dari permukana laut sampai ketinggian 900m (Sulawesi), !520 m (Lombok), 100m (Sumbawa), 700 m(Flores),950+m(Sumba dan 500+m (Timor). sedangkan untuk jenis Kakaktua Maluku (Salmon-crested Cockatoo) biasanya hidup sendiri, berpasangan dan kelompok kecil, dahulu di pohon meraka tidur berkelompok hingga 16 ekor. Umumnya tidak mencolok, kecualai pada saat terbang ke dan dari lokasi pohon satu ke yang lain, mereka tidur ketika petang dan menjelang fajar. Walaupun terlihat terbang si atas kanopi tapi kebanyakan terbang di bawah batas kanopi. Mencari makan dengan tenang di kanopi dan lapisan tengah kanopi dan memiliki sebaran lokasi di daerah Seram, Ambon, Haraku dan Saparua. Kakatua menghuni hutan primer dan sekunder yang tinggi, hutan yang rusak dan hidup diatas permukaan laut sampai ketinggian 1000m.  JENIS - JENIS KAKATUA & WILAYAH PENYEBARANNYA  Burung Kakatua merupakan salah satu jenis burung yang banyak di gemari oleh pencinta burung paruh bengkok di seluruh dunia,perilakunya yang khas,lucu,riang dan mahir menirukan suara manusia menjadikan burung ini menjadi salah satu primadona klangenan,akan tetapi karena perburuan liar yang terus menerus di habitatnya maka burung ini terancam punah keberadaannya,terutama di wilayah Indonesia yang notabene merupakan penyumbang jenis kakatua terbanyak di dunia. Untuk melindungi keberadaan satwa langka ini,maka pemerintah membuat peraturannya yang tertulis dalam Undang-Undang RI No.5 Tahun 1990 tentang Konseravasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya,yang pengaturannya lebih spesifik lagi pada pasal 21 ayat 2 dengan ketentuan pidana yang telah diatur juga pada pasal 40 ayat 2 dan 4.   Berikut ini merupakan jenis-jenis kakatua di dunia dan wilayah penyebarannya : 1. Kakatua putih kecil jambul Oranye / jingga  (Cacatua Sulphurea)  Jenis ini memiliki ukuran maksimal rata-rata 35cm,bulu tubuhnya berwarna putih dan jambulnya berwarna oranye/jingga. Habitat burung ini diantaranya menyebar di wilayah Nusa Tenggara dan Sulawesi.  Kakatua Raja (Probosciger atterimus)   Jenis burung ini mempunyai ukuran tubuh paling besar diantara semua jenis kakatua lainnya,antara 55cm-70cm. Ciri khasnya adalah sekujur tubuh bulunya  berwarna hitam legam dan memliki pipi berwarna oranye bahkan cenderung merah. Terdapat 3 ras dari jenis kakatua raja ini, yaitu Atterimus Goliath (ukuran 60cm-70cm) , Atterimus Atterimus (ukuran 55cm-60cm) dan Atterimus Stenolophus (ukuran sama dengan goliath tapi memiliki bentuk lebar jambul yang lebih sempit). Habitat Asli burung ini terdapat di Wilayah Papua dan Australia. Kakatua Putih Besar Jambul Putih (Cacatua Alba)   Penyebarannya meliputi wilayah Maluku Tengah dan Utara,jenis kakatua ini memiliki ukuran tubuh dewasa sekitar 45cm,seluruh tubuh dan jambulnya berwarna putih polos. Kakatua Galah (Eolophus Roseicapilla)   Kakatua galah juga disebut Kakatua dada mawar, Kakatua mawar,Kakatua Merah muda dan ungu adalah satu jenis kakatua yang biasa ditemukan dan tersebar luas,mereka dapat ditemukan di daerah terbuka di hampir semua bagian daratan Australia.  Ciri dari kakatua ini mempunyai bulu pink dan abu-abu yang khas serta perilakunya yang berani membuatnya sebagai pemandangan biasa di hutan dan juga di perkotaan di Australia.  Istilah galah diperkirakan berasal dari kata gilaa, sebuah kata yang ditemukan pada bahasa yuwaalara dan dekat sekali dengan bahasa aborigin   Jenis kakatua ini sangat dilarang keluar dari wilayah Australia,yang memang sangat ketat peraturannya untuk arus keluar masuk hewan dari maupun ke Australia,oleh karena itu oleh beberapa breeder diluar Australia,terutama di Jerman,Belanda dan Afrika Selatan mereka mengatasinya dengan jalan konservasi di dalam penangkaran,terbukti mereka sukses menangkarkan hewan ini sehingga anakannya telah di ekspor ke beberapa negara dunia,termasuk Indonesia dan salah satunya RealParrot.com memiliki stok anakan burung ini yang siap di adopsi oleh pencinta burung paruh bengkok di tanah air.  Kakatua Korela / Kakatua Sanguinea (Cacatua Pastinator / Cacatua Sanguinea)   Ciri khas dari jenis burung ini adalah memiliki kelopak mata berwarna biru muda yang lebih lebar dibanding jenis kakatua lainnya,ukuran dewasanya dapat mencapai ukuran sekitar 40cm. Ciri lainnya adalah  memiliki bulu berwarna putih dan ada sedikit bulu berwarna merah/jingga di sekitar hidung dan paruhnya,sepintas Kakatua ini mirip dengan Kakatua Goffini namun mereka memiliki ukuran lebih besar. Jenis Kakatua ini mempunya 2 ras,yaitu Sanguinea Sanguinea dan Sanguinea Normantoni. Habitat burung ini tersebar di wilayah Papua dan Australia. Kakatua Goffini / Kakatua Rawa (Cacatua Goffini)   Burung ini sepintas mirip dengan Kakatua Korela namun ukuran mereka lebih kecil (dewasa 30cm) dan memiliki ukuran kelopak mata yang berwarna biru muda lebih sempit. Ciri dari burung ini adalah berwarna putih sekujur tubuh dengan sedikit bulu berwarna merah/jingga di sekitar paruhnya. Habitat asli dari burung ini adalah Kepulauan Tanimbar yang merupakan salah satu kepulauan di Kabupaten Maluku Tenggara Barat. Kakatua Maluku (Cacatua Moluccensis)   Jenis ini dapat mencapai ukuran tubuh 55cm dengan ciri khas sekujur tubuh putih dengan nuansa merah muda dan jambulnya berwarna merah muda cenderung jingga. Habitat penyebaran kakatua ini adalah P.Haruku,P.Saparua,P.Seram yang merupakan wilayah Maluku bagian selatan. Kakatua Putih Besar Jambul Kuning (Cacatua Galerita)   Ciri Khas dari burung ini adalah ukiran tubuh yang dewas bisa mencapai 45cm,seluruh tubuhnya berwarna putih polos dan memiliki jambul berwarna kuning cerah.   Beberapa ras (sub-spesies) dari Kakatua Putih Besar Jambul Kuning : C.G.Eleonora : sering disebut kakatua jambul kuning medium/sedang.ciri khasnya adalah kelopak matanya yang berwarna putih,sekujur tubuhnya berwarna putih polos.Habitat aslinya adalah di Pulau Aru. C.G.Triton : yang membedakan jenis ini dengan medium adalah sekujur tubuhnya berwarna putih polos dan kelopak matanya yang berwarna biru muda serta ukurannya yang lebih besar (dewasa mencapai 50cm).Habitat aslinya adalah di Papua. C.G.Galerita : ukurannya serupa dengan C.G.Triton yaitu sekitar 50cm dengan ciri khas bulu putih sekujur tubuh,memiliki nuansa kuning di bulu bagian telinga,dibawah sayap dan ekor.Warna Putih pada bagian kelopak mata dan ukuran kepala sedikit lebih kecil.Penyebaran Kakatua ini diwilayah sekitar Australia. C.G.Fitzroyi : memiliki ukuran serupa dengan C.G.Eleonora (medium),dengan bercampur warna kuning pada bagian telinga,di bawah sayap dan ekor.Cir khas lainnya adalah kelopak matanya yang berwarna biru muda mirip dengan C.G.Triton.Ukuran Paruh juga lebih besar daripada C.G.Galerita. Habitatnya terdapat di sekitar Sungai Fitztroy,Australia Utara.   Kakatua Tungging / Ekor Merah ( Cacatua Haematuropygia)   Jenis Kakatua yang terlangka di dunia bahkan terancam kepunahan karena sering dibunuh dengan alasan dianggap sebagai hama pertanian serta penangkapan ilegal di alamnya untuk diperjual-belikan,tahun 2008 tercatat kurang dari 1000 ekor di habitatnya. Ciri khas dari jenis ini adalah memiliki bulu sekujur tubuh putih dengan bulu di bagian bawah ekor berwarna jingga kemerahan dan berujung putih kekuningan,pada bagian sayap bawah berwarna kuning pucat. Burung dewasa dapat mencapai ukuran 30cm,memiliki warna suara serupa dengan kakatua lainnya,namun karakteristik jenis ini jauh lebih tenang.Habitat asli hewan ini terdapat di Filipina,terutama di wilayah Luzon tengah,Luzon Utara,Pulau Palawan, Tawitawi,Mindanao dan Masbate.  Dengan demikian,upaya penangkaran menjadi sangat penting untuk kelestarian semua jenis kakatua terutama di tanah air kita.Oleh karena itu kami RealParrot.com sangat mendukung upaya pelestarian jenis burung ini,dengan tidak menjual burung hasil tangkapan alam,hanya Kakatua hasil penangkaran saja yang kami jual.

Kakatua galah juga disebut Kakatua dada mawar, Kakatua mawar,Kakatua Merah muda dan ungu adalah satu jenis kakatua yang biasa ditemukan dan tersebar luas,mereka dapat ditemukan di daerah terbuka di hampir semua bagian daratan Australia.

Ciri dari kakatua ini mempunyai bulu pink dan abu-abu yang khas serta perilakunya yang berani membuatnya sebagai pemandangan biasa di hutan dan juga di perkotaan di Australia.

Istilah galah diperkirakan berasal dari kata gilaa, sebuah kata yang ditemukan pada bahasa yuwaalara dan dekat sekali dengan bahasa aborigin

 Jenis kakatua ini sangat dilarang keluar dari wilayah Australia,yang memang sangat ketat peraturannya untuk arus keluar masuk hewan dari maupun ke Australia,oleh karena itu oleh beberapa breeder diluar Australia,terutama di Jerman,Belanda dan Afrika Selatan mereka mengatasinya dengan jalan konservasi di dalam penangkaran,terbukti mereka sukses menangkarkan hewan ini sehingga anakannya telah di ekspor ke beberapa negara dunia,termasuk Indonesia dan salah satunya RealParrot.com memiliki stok anakan burung ini yang siap di adopsi oleh pencinta burung paruh bengkok di tanah air.

  • Kakatua Korela / Kakatua Sanguinea (Cacatua Pastinator / Cacatua Sanguinea)
Habitat Dan Kebiasaan, Kakaktua nenghuni hutan primer dan sekunder yang tinggi dan tepi hutan, burung ini juga menghuni hutan monsun (Nusa Tenggara), hutan yang tinggi bersemak, semak yang pohonnya jarang dan lahan bududaya yang pohonnya jarang. Dari permukana laut sampai ketinggian 900m (Sulawesi), !520 m (Lombok), 100m (Sumbawa), 700 m(Flores),950+m(Sumba dan 500+m (Timor). sedangkan untuk jenis Kakaktua Maluku (Salmon-crested Cockatoo) biasanya hidup sendiri, berpasangan dan kelompok kecil, dahulu di pohon meraka tidur berkelompok hingga 16 ekor. Umumnya tidak mencolok, kecualai pada saat terbang ke dan dari lokasi pohon satu ke yang lain, mereka tidur ketika petang dan menjelang fajar. Walaupun terlihat terbang si atas kanopi tapi kebanyakan terbang di bawah batas kanopi. Mencari makan dengan tenang di kanopi dan lapisan tengah kanopi dan memiliki sebaran lokasi di daerah Seram, Ambon, Haraku dan Saparua. Kakatua menghuni hutan primer dan sekunder yang tinggi, hutan yang rusak dan hidup diatas permukaan laut sampai ketinggian 1000m.  JENIS - JENIS KAKATUA & WILAYAH PENYEBARANNYA  Burung Kakatua merupakan salah satu jenis burung yang banyak di gemari oleh pencinta burung paruh bengkok di seluruh dunia,perilakunya yang khas,lucu,riang dan mahir menirukan suara manusia menjadikan burung ini menjadi salah satu primadona klangenan,akan tetapi karena perburuan liar yang terus menerus di habitatnya maka burung ini terancam punah keberadaannya,terutama di wilayah Indonesia yang notabene merupakan penyumbang jenis kakatua terbanyak di dunia. Untuk melindungi keberadaan satwa langka ini,maka pemerintah membuat peraturannya yang tertulis dalam Undang-Undang RI No.5 Tahun 1990 tentang Konseravasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya,yang pengaturannya lebih spesifik lagi pada pasal 21 ayat 2 dengan ketentuan pidana yang telah diatur juga pada pasal 40 ayat 2 dan 4.   Berikut ini merupakan jenis-jenis kakatua di dunia dan wilayah penyebarannya : 1. Kakatua putih kecil jambul Oranye / jingga  (Cacatua Sulphurea)  Jenis ini memiliki ukuran maksimal rata-rata 35cm,bulu tubuhnya berwarna putih dan jambulnya berwarna oranye/jingga. Habitat burung ini diantaranya menyebar di wilayah Nusa Tenggara dan Sulawesi.  Kakatua Raja (Probosciger atterimus)   Jenis burung ini mempunyai ukuran tubuh paling besar diantara semua jenis kakatua lainnya,antara 55cm-70cm. Ciri khasnya adalah sekujur tubuh bulunya  berwarna hitam legam dan memliki pipi berwarna oranye bahkan cenderung merah. Terdapat 3 ras dari jenis kakatua raja ini, yaitu Atterimus Goliath (ukuran 60cm-70cm) , Atterimus Atterimus (ukuran 55cm-60cm) dan Atterimus Stenolophus (ukuran sama dengan goliath tapi memiliki bentuk lebar jambul yang lebih sempit). Habitat Asli burung ini terdapat di Wilayah Papua dan Australia. Kakatua Putih Besar Jambul Putih (Cacatua Alba)   Penyebarannya meliputi wilayah Maluku Tengah dan Utara,jenis kakatua ini memiliki ukuran tubuh dewasa sekitar 45cm,seluruh tubuh dan jambulnya berwarna putih polos. Kakatua Galah (Eolophus Roseicapilla)   Kakatua galah juga disebut Kakatua dada mawar, Kakatua mawar,Kakatua Merah muda dan ungu adalah satu jenis kakatua yang biasa ditemukan dan tersebar luas,mereka dapat ditemukan di daerah terbuka di hampir semua bagian daratan Australia.  Ciri dari kakatua ini mempunyai bulu pink dan abu-abu yang khas serta perilakunya yang berani membuatnya sebagai pemandangan biasa di hutan dan juga di perkotaan di Australia.  Istilah galah diperkirakan berasal dari kata gilaa, sebuah kata yang ditemukan pada bahasa yuwaalara dan dekat sekali dengan bahasa aborigin   Jenis kakatua ini sangat dilarang keluar dari wilayah Australia,yang memang sangat ketat peraturannya untuk arus keluar masuk hewan dari maupun ke Australia,oleh karena itu oleh beberapa breeder diluar Australia,terutama di Jerman,Belanda dan Afrika Selatan mereka mengatasinya dengan jalan konservasi di dalam penangkaran,terbukti mereka sukses menangkarkan hewan ini sehingga anakannya telah di ekspor ke beberapa negara dunia,termasuk Indonesia dan salah satunya RealParrot.com memiliki stok anakan burung ini yang siap di adopsi oleh pencinta burung paruh bengkok di tanah air.  Kakatua Korela / Kakatua Sanguinea (Cacatua Pastinator / Cacatua Sanguinea)   Ciri khas dari jenis burung ini adalah memiliki kelopak mata berwarna biru muda yang lebih lebar dibanding jenis kakatua lainnya,ukuran dewasanya dapat mencapai ukuran sekitar 40cm. Ciri lainnya adalah  memiliki bulu berwarna putih dan ada sedikit bulu berwarna merah/jingga di sekitar hidung dan paruhnya,sepintas Kakatua ini mirip dengan Kakatua Goffini namun mereka memiliki ukuran lebih besar. Jenis Kakatua ini mempunya 2 ras,yaitu Sanguinea Sanguinea dan Sanguinea Normantoni. Habitat burung ini tersebar di wilayah Papua dan Australia. Kakatua Goffini / Kakatua Rawa (Cacatua Goffini)   Burung ini sepintas mirip dengan Kakatua Korela namun ukuran mereka lebih kecil (dewasa 30cm) dan memiliki ukuran kelopak mata yang berwarna biru muda lebih sempit. Ciri dari burung ini adalah berwarna putih sekujur tubuh dengan sedikit bulu berwarna merah/jingga di sekitar paruhnya. Habitat asli dari burung ini adalah Kepulauan Tanimbar yang merupakan salah satu kepulauan di Kabupaten Maluku Tenggara Barat. Kakatua Maluku (Cacatua Moluccensis)   Jenis ini dapat mencapai ukuran tubuh 55cm dengan ciri khas sekujur tubuh putih dengan nuansa merah muda dan jambulnya berwarna merah muda cenderung jingga. Habitat penyebaran kakatua ini adalah P.Haruku,P.Saparua,P.Seram yang merupakan wilayah Maluku bagian selatan. Kakatua Putih Besar Jambul Kuning (Cacatua Galerita)   Ciri Khas dari burung ini adalah ukiran tubuh yang dewas bisa mencapai 45cm,seluruh tubuhnya berwarna putih polos dan memiliki jambul berwarna kuning cerah.   Beberapa ras (sub-spesies) dari Kakatua Putih Besar Jambul Kuning : C.G.Eleonora : sering disebut kakatua jambul kuning medium/sedang.ciri khasnya adalah kelopak matanya yang berwarna putih,sekujur tubuhnya berwarna putih polos.Habitat aslinya adalah di Pulau Aru. C.G.Triton : yang membedakan jenis ini dengan medium adalah sekujur tubuhnya berwarna putih polos dan kelopak matanya yang berwarna biru muda serta ukurannya yang lebih besar (dewasa mencapai 50cm).Habitat aslinya adalah di Papua. C.G.Galerita : ukurannya serupa dengan C.G.Triton yaitu sekitar 50cm dengan ciri khas bulu putih sekujur tubuh,memiliki nuansa kuning di bulu bagian telinga,dibawah sayap dan ekor.Warna Putih pada bagian kelopak mata dan ukuran kepala sedikit lebih kecil.Penyebaran Kakatua ini diwilayah sekitar Australia. C.G.Fitzroyi : memiliki ukuran serupa dengan C.G.Eleonora (medium),dengan bercampur warna kuning pada bagian telinga,di bawah sayap dan ekor.Cir khas lainnya adalah kelopak matanya yang berwarna biru muda mirip dengan C.G.Triton.Ukuran Paruh juga lebih besar daripada C.G.Galerita. Habitatnya terdapat di sekitar Sungai Fitztroy,Australia Utara.   Kakatua Tungging / Ekor Merah ( Cacatua Haematuropygia)   Jenis Kakatua yang terlangka di dunia bahkan terancam kepunahan karena sering dibunuh dengan alasan dianggap sebagai hama pertanian serta penangkapan ilegal di alamnya untuk diperjual-belikan,tahun 2008 tercatat kurang dari 1000 ekor di habitatnya. Ciri khas dari jenis ini adalah memiliki bulu sekujur tubuh putih dengan bulu di bagian bawah ekor berwarna jingga kemerahan dan berujung putih kekuningan,pada bagian sayap bawah berwarna kuning pucat. Burung dewasa dapat mencapai ukuran 30cm,memiliki warna suara serupa dengan kakatua lainnya,namun karakteristik jenis ini jauh lebih tenang.Habitat asli hewan ini terdapat di Filipina,terutama di wilayah Luzon tengah,Luzon Utara,Pulau Palawan, Tawitawi,Mindanao dan Masbate.  Dengan demikian,upaya penangkaran menjadi sangat penting untuk kelestarian semua jenis kakatua terutama di tanah air kita.Oleh karena itu kami RealParrot.com sangat mendukung upaya pelestarian jenis burung ini,dengan tidak menjual burung hasil tangkapan alam,hanya Kakatua hasil penangkaran saja yang kami jual.

Ciri khas dari jenis burung ini adalah memiliki kelopak mata berwarna biru muda yang lebih lebar dibanding jenis kakatua lainnya,ukuran dewasanya dapat mencapai ukuran sekitar 40cm.
Ciri lainnya adalah  memiliki bulu berwarna putih dan ada sedikit bulu berwarna merah/jingga di sekitar hidung dan paruhnya,sepintas Kakatua ini mirip dengan Kakatua Goffini namun mereka memiliki ukuran lebih besar.
Jenis Kakatua ini mempunya 2 ras,yaitu Sanguinea Sanguinea dan Sanguinea Normantoni.
Habitat burung ini tersebar di wilayah Papua dan Australia.
  • Kakatua Goffini / Kakatua Rawa (Cacatua Goffini)
Habitat Dan Kebiasaan, Kakaktua nenghuni hutan primer dan sekunder yang tinggi dan tepi hutan, burung ini juga menghuni hutan monsun (Nusa Tenggara), hutan yang tinggi bersemak, semak yang pohonnya jarang dan lahan bududaya yang pohonnya jarang. Dari permukana laut sampai ketinggian 900m (Sulawesi), !520 m (Lombok), 100m (Sumbawa), 700 m(Flores),950+m(Sumba dan 500+m (Timor). sedangkan untuk jenis Kakaktua Maluku (Salmon-crested Cockatoo) biasanya hidup sendiri, berpasangan dan kelompok kecil, dahulu di pohon meraka tidur berkelompok hingga 16 ekor. Umumnya tidak mencolok, kecualai pada saat terbang ke dan dari lokasi pohon satu ke yang lain, mereka tidur ketika petang dan menjelang fajar. Walaupun terlihat terbang si atas kanopi tapi kebanyakan terbang di bawah batas kanopi. Mencari makan dengan tenang di kanopi dan lapisan tengah kanopi dan memiliki sebaran lokasi di daerah Seram, Ambon, Haraku dan Saparua. Kakatua menghuni hutan primer dan sekunder yang tinggi, hutan yang rusak dan hidup diatas permukaan laut sampai ketinggian 1000m.  JENIS - JENIS KAKATUA & WILAYAH PENYEBARANNYA  Burung Kakatua merupakan salah satu jenis burung yang banyak di gemari oleh pencinta burung paruh bengkok di seluruh dunia,perilakunya yang khas,lucu,riang dan mahir menirukan suara manusia menjadikan burung ini menjadi salah satu primadona klangenan,akan tetapi karena perburuan liar yang terus menerus di habitatnya maka burung ini terancam punah keberadaannya,terutama di wilayah Indonesia yang notabene merupakan penyumbang jenis kakatua terbanyak di dunia. Untuk melindungi keberadaan satwa langka ini,maka pemerintah membuat peraturannya yang tertulis dalam Undang-Undang RI No.5 Tahun 1990 tentang Konseravasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya,yang pengaturannya lebih spesifik lagi pada pasal 21 ayat 2 dengan ketentuan pidana yang telah diatur juga pada pasal 40 ayat 2 dan 4.   Berikut ini merupakan jenis-jenis kakatua di dunia dan wilayah penyebarannya : 1. Kakatua putih kecil jambul Oranye / jingga  (Cacatua Sulphurea)  Jenis ini memiliki ukuran maksimal rata-rata 35cm,bulu tubuhnya berwarna putih dan jambulnya berwarna oranye/jingga. Habitat burung ini diantaranya menyebar di wilayah Nusa Tenggara dan Sulawesi.  Kakatua Raja (Probosciger atterimus)   Jenis burung ini mempunyai ukuran tubuh paling besar diantara semua jenis kakatua lainnya,antara 55cm-70cm. Ciri khasnya adalah sekujur tubuh bulunya  berwarna hitam legam dan memliki pipi berwarna oranye bahkan cenderung merah. Terdapat 3 ras dari jenis kakatua raja ini, yaitu Atterimus Goliath (ukuran 60cm-70cm) , Atterimus Atterimus (ukuran 55cm-60cm) dan Atterimus Stenolophus (ukuran sama dengan goliath tapi memiliki bentuk lebar jambul yang lebih sempit). Habitat Asli burung ini terdapat di Wilayah Papua dan Australia. Kakatua Putih Besar Jambul Putih (Cacatua Alba)   Penyebarannya meliputi wilayah Maluku Tengah dan Utara,jenis kakatua ini memiliki ukuran tubuh dewasa sekitar 45cm,seluruh tubuh dan jambulnya berwarna putih polos. Kakatua Galah (Eolophus Roseicapilla)   Kakatua galah juga disebut Kakatua dada mawar, Kakatua mawar,Kakatua Merah muda dan ungu adalah satu jenis kakatua yang biasa ditemukan dan tersebar luas,mereka dapat ditemukan di daerah terbuka di hampir semua bagian daratan Australia.  Ciri dari kakatua ini mempunyai bulu pink dan abu-abu yang khas serta perilakunya yang berani membuatnya sebagai pemandangan biasa di hutan dan juga di perkotaan di Australia.  Istilah galah diperkirakan berasal dari kata gilaa, sebuah kata yang ditemukan pada bahasa yuwaalara dan dekat sekali dengan bahasa aborigin   Jenis kakatua ini sangat dilarang keluar dari wilayah Australia,yang memang sangat ketat peraturannya untuk arus keluar masuk hewan dari maupun ke Australia,oleh karena itu oleh beberapa breeder diluar Australia,terutama di Jerman,Belanda dan Afrika Selatan mereka mengatasinya dengan jalan konservasi di dalam penangkaran,terbukti mereka sukses menangkarkan hewan ini sehingga anakannya telah di ekspor ke beberapa negara dunia,termasuk Indonesia dan salah satunya RealParrot.com memiliki stok anakan burung ini yang siap di adopsi oleh pencinta burung paruh bengkok di tanah air.  Kakatua Korela / Kakatua Sanguinea (Cacatua Pastinator / Cacatua Sanguinea)   Ciri khas dari jenis burung ini adalah memiliki kelopak mata berwarna biru muda yang lebih lebar dibanding jenis kakatua lainnya,ukuran dewasanya dapat mencapai ukuran sekitar 40cm. Ciri lainnya adalah  memiliki bulu berwarna putih dan ada sedikit bulu berwarna merah/jingga di sekitar hidung dan paruhnya,sepintas Kakatua ini mirip dengan Kakatua Goffini namun mereka memiliki ukuran lebih besar. Jenis Kakatua ini mempunya 2 ras,yaitu Sanguinea Sanguinea dan Sanguinea Normantoni. Habitat burung ini tersebar di wilayah Papua dan Australia. Kakatua Goffini / Kakatua Rawa (Cacatua Goffini)   Burung ini sepintas mirip dengan Kakatua Korela namun ukuran mereka lebih kecil (dewasa 30cm) dan memiliki ukuran kelopak mata yang berwarna biru muda lebih sempit. Ciri dari burung ini adalah berwarna putih sekujur tubuh dengan sedikit bulu berwarna merah/jingga di sekitar paruhnya. Habitat asli dari burung ini adalah Kepulauan Tanimbar yang merupakan salah satu kepulauan di Kabupaten Maluku Tenggara Barat. Kakatua Maluku (Cacatua Moluccensis)   Jenis ini dapat mencapai ukuran tubuh 55cm dengan ciri khas sekujur tubuh putih dengan nuansa merah muda dan jambulnya berwarna merah muda cenderung jingga. Habitat penyebaran kakatua ini adalah P.Haruku,P.Saparua,P.Seram yang merupakan wilayah Maluku bagian selatan. Kakatua Putih Besar Jambul Kuning (Cacatua Galerita)   Ciri Khas dari burung ini adalah ukiran tubuh yang dewas bisa mencapai 45cm,seluruh tubuhnya berwarna putih polos dan memiliki jambul berwarna kuning cerah.   Beberapa ras (sub-spesies) dari Kakatua Putih Besar Jambul Kuning : C.G.Eleonora : sering disebut kakatua jambul kuning medium/sedang.ciri khasnya adalah kelopak matanya yang berwarna putih,sekujur tubuhnya berwarna putih polos.Habitat aslinya adalah di Pulau Aru. C.G.Triton : yang membedakan jenis ini dengan medium adalah sekujur tubuhnya berwarna putih polos dan kelopak matanya yang berwarna biru muda serta ukurannya yang lebih besar (dewasa mencapai 50cm).Habitat aslinya adalah di Papua. C.G.Galerita : ukurannya serupa dengan C.G.Triton yaitu sekitar 50cm dengan ciri khas bulu putih sekujur tubuh,memiliki nuansa kuning di bulu bagian telinga,dibawah sayap dan ekor.Warna Putih pada bagian kelopak mata dan ukuran kepala sedikit lebih kecil.Penyebaran Kakatua ini diwilayah sekitar Australia. C.G.Fitzroyi : memiliki ukuran serupa dengan C.G.Eleonora (medium),dengan bercampur warna kuning pada bagian telinga,di bawah sayap dan ekor.Cir khas lainnya adalah kelopak matanya yang berwarna biru muda mirip dengan C.G.Triton.Ukuran Paruh juga lebih besar daripada C.G.Galerita. Habitatnya terdapat di sekitar Sungai Fitztroy,Australia Utara.   Kakatua Tungging / Ekor Merah ( Cacatua Haematuropygia)   Jenis Kakatua yang terlangka di dunia bahkan terancam kepunahan karena sering dibunuh dengan alasan dianggap sebagai hama pertanian serta penangkapan ilegal di alamnya untuk diperjual-belikan,tahun 2008 tercatat kurang dari 1000 ekor di habitatnya. Ciri khas dari jenis ini adalah memiliki bulu sekujur tubuh putih dengan bulu di bagian bawah ekor berwarna jingga kemerahan dan berujung putih kekuningan,pada bagian sayap bawah berwarna kuning pucat. Burung dewasa dapat mencapai ukuran 30cm,memiliki warna suara serupa dengan kakatua lainnya,namun karakteristik jenis ini jauh lebih tenang.Habitat asli hewan ini terdapat di Filipina,terutama di wilayah Luzon tengah,Luzon Utara,Pulau Palawan, Tawitawi,Mindanao dan Masbate.  Dengan demikian,upaya penangkaran menjadi sangat penting untuk kelestarian semua jenis kakatua terutama di tanah air kita.Oleh karena itu kami RealParrot.com sangat mendukung upaya pelestarian jenis burung ini,dengan tidak menjual burung hasil tangkapan alam,hanya Kakatua hasil penangkaran saja yang kami jual.

Burung ini sepintas mirip dengan Kakatua Korela namun ukuran mereka lebih kecil (dewasa 30cm) dan memiliki ukuran kelopak mata yang berwarna biru muda lebih sempit.
Ciri dari burung ini adalah berwarna putih sekujur tubuh dengan sedikit bulu berwarna merah/jingga di sekitar paruhnya.
Habitat asli dari burung ini adalah Kepulauan Tanimbar yang merupakan salah satu kepulauan di Kabupaten Maluku Tenggara Barat.
  • Kakatua Maluku (Cacatua Moluccensis)
Habitat Dan Kebiasaan, Kakaktua nenghuni hutan primer dan sekunder yang tinggi dan tepi hutan, burung ini juga menghuni hutan monsun (Nusa Tenggara), hutan yang tinggi bersemak, semak yang pohonnya jarang dan lahan bududaya yang pohonnya jarang. Dari permukana laut sampai ketinggian 900m (Sulawesi), !520 m (Lombok), 100m (Sumbawa), 700 m(Flores),950+m(Sumba dan 500+m (Timor). sedangkan untuk jenis Kakaktua Maluku (Salmon-crested Cockatoo) biasanya hidup sendiri, berpasangan dan kelompok kecil, dahulu di pohon meraka tidur berkelompok hingga 16 ekor. Umumnya tidak mencolok, kecualai pada saat terbang ke dan dari lokasi pohon satu ke yang lain, mereka tidur ketika petang dan menjelang fajar. Walaupun terlihat terbang si atas kanopi tapi kebanyakan terbang di bawah batas kanopi. Mencari makan dengan tenang di kanopi dan lapisan tengah kanopi dan memiliki sebaran lokasi di daerah Seram, Ambon, Haraku dan Saparua. Kakatua menghuni hutan primer dan sekunder yang tinggi, hutan yang rusak dan hidup diatas permukaan laut sampai ketinggian 1000m.  JENIS - JENIS KAKATUA & WILAYAH PENYEBARANNYA  Burung Kakatua merupakan salah satu jenis burung yang banyak di gemari oleh pencinta burung paruh bengkok di seluruh dunia,perilakunya yang khas,lucu,riang dan mahir menirukan suara manusia menjadikan burung ini menjadi salah satu primadona klangenan,akan tetapi karena perburuan liar yang terus menerus di habitatnya maka burung ini terancam punah keberadaannya,terutama di wilayah Indonesia yang notabene merupakan penyumbang jenis kakatua terbanyak di dunia. Untuk melindungi keberadaan satwa langka ini,maka pemerintah membuat peraturannya yang tertulis dalam Undang-Undang RI No.5 Tahun 1990 tentang Konseravasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya,yang pengaturannya lebih spesifik lagi pada pasal 21 ayat 2 dengan ketentuan pidana yang telah diatur juga pada pasal 40 ayat 2 dan 4.   Berikut ini merupakan jenis-jenis kakatua di dunia dan wilayah penyebarannya : 1. Kakatua putih kecil jambul Oranye / jingga  (Cacatua Sulphurea)  Jenis ini memiliki ukuran maksimal rata-rata 35cm,bulu tubuhnya berwarna putih dan jambulnya berwarna oranye/jingga. Habitat burung ini diantaranya menyebar di wilayah Nusa Tenggara dan Sulawesi.  Kakatua Raja (Probosciger atterimus)   Jenis burung ini mempunyai ukuran tubuh paling besar diantara semua jenis kakatua lainnya,antara 55cm-70cm. Ciri khasnya adalah sekujur tubuh bulunya  berwarna hitam legam dan memliki pipi berwarna oranye bahkan cenderung merah. Terdapat 3 ras dari jenis kakatua raja ini, yaitu Atterimus Goliath (ukuran 60cm-70cm) , Atterimus Atterimus (ukuran 55cm-60cm) dan Atterimus Stenolophus (ukuran sama dengan goliath tapi memiliki bentuk lebar jambul yang lebih sempit). Habitat Asli burung ini terdapat di Wilayah Papua dan Australia. Kakatua Putih Besar Jambul Putih (Cacatua Alba)   Penyebarannya meliputi wilayah Maluku Tengah dan Utara,jenis kakatua ini memiliki ukuran tubuh dewasa sekitar 45cm,seluruh tubuh dan jambulnya berwarna putih polos. Kakatua Galah (Eolophus Roseicapilla)   Kakatua galah juga disebut Kakatua dada mawar, Kakatua mawar,Kakatua Merah muda dan ungu adalah satu jenis kakatua yang biasa ditemukan dan tersebar luas,mereka dapat ditemukan di daerah terbuka di hampir semua bagian daratan Australia.  Ciri dari kakatua ini mempunyai bulu pink dan abu-abu yang khas serta perilakunya yang berani membuatnya sebagai pemandangan biasa di hutan dan juga di perkotaan di Australia.  Istilah galah diperkirakan berasal dari kata gilaa, sebuah kata yang ditemukan pada bahasa yuwaalara dan dekat sekali dengan bahasa aborigin   Jenis kakatua ini sangat dilarang keluar dari wilayah Australia,yang memang sangat ketat peraturannya untuk arus keluar masuk hewan dari maupun ke Australia,oleh karena itu oleh beberapa breeder diluar Australia,terutama di Jerman,Belanda dan Afrika Selatan mereka mengatasinya dengan jalan konservasi di dalam penangkaran,terbukti mereka sukses menangkarkan hewan ini sehingga anakannya telah di ekspor ke beberapa negara dunia,termasuk Indonesia dan salah satunya RealParrot.com memiliki stok anakan burung ini yang siap di adopsi oleh pencinta burung paruh bengkok di tanah air.  Kakatua Korela / Kakatua Sanguinea (Cacatua Pastinator / Cacatua Sanguinea)   Ciri khas dari jenis burung ini adalah memiliki kelopak mata berwarna biru muda yang lebih lebar dibanding jenis kakatua lainnya,ukuran dewasanya dapat mencapai ukuran sekitar 40cm. Ciri lainnya adalah  memiliki bulu berwarna putih dan ada sedikit bulu berwarna merah/jingga di sekitar hidung dan paruhnya,sepintas Kakatua ini mirip dengan Kakatua Goffini namun mereka memiliki ukuran lebih besar. Jenis Kakatua ini mempunya 2 ras,yaitu Sanguinea Sanguinea dan Sanguinea Normantoni. Habitat burung ini tersebar di wilayah Papua dan Australia. Kakatua Goffini / Kakatua Rawa (Cacatua Goffini)   Burung ini sepintas mirip dengan Kakatua Korela namun ukuran mereka lebih kecil (dewasa 30cm) dan memiliki ukuran kelopak mata yang berwarna biru muda lebih sempit. Ciri dari burung ini adalah berwarna putih sekujur tubuh dengan sedikit bulu berwarna merah/jingga di sekitar paruhnya. Habitat asli dari burung ini adalah Kepulauan Tanimbar yang merupakan salah satu kepulauan di Kabupaten Maluku Tenggara Barat. Kakatua Maluku (Cacatua Moluccensis)   Jenis ini dapat mencapai ukuran tubuh 55cm dengan ciri khas sekujur tubuh putih dengan nuansa merah muda dan jambulnya berwarna merah muda cenderung jingga. Habitat penyebaran kakatua ini adalah P.Haruku,P.Saparua,P.Seram yang merupakan wilayah Maluku bagian selatan. Kakatua Putih Besar Jambul Kuning (Cacatua Galerita)   Ciri Khas dari burung ini adalah ukiran tubuh yang dewas bisa mencapai 45cm,seluruh tubuhnya berwarna putih polos dan memiliki jambul berwarna kuning cerah.   Beberapa ras (sub-spesies) dari Kakatua Putih Besar Jambul Kuning : C.G.Eleonora : sering disebut kakatua jambul kuning medium/sedang.ciri khasnya adalah kelopak matanya yang berwarna putih,sekujur tubuhnya berwarna putih polos.Habitat aslinya adalah di Pulau Aru. C.G.Triton : yang membedakan jenis ini dengan medium adalah sekujur tubuhnya berwarna putih polos dan kelopak matanya yang berwarna biru muda serta ukurannya yang lebih besar (dewasa mencapai 50cm).Habitat aslinya adalah di Papua. C.G.Galerita : ukurannya serupa dengan C.G.Triton yaitu sekitar 50cm dengan ciri khas bulu putih sekujur tubuh,memiliki nuansa kuning di bulu bagian telinga,dibawah sayap dan ekor.Warna Putih pada bagian kelopak mata dan ukuran kepala sedikit lebih kecil.Penyebaran Kakatua ini diwilayah sekitar Australia. C.G.Fitzroyi : memiliki ukuran serupa dengan C.G.Eleonora (medium),dengan bercampur warna kuning pada bagian telinga,di bawah sayap dan ekor.Cir khas lainnya adalah kelopak matanya yang berwarna biru muda mirip dengan C.G.Triton.Ukuran Paruh juga lebih besar daripada C.G.Galerita. Habitatnya terdapat di sekitar Sungai Fitztroy,Australia Utara.   Kakatua Tungging / Ekor Merah ( Cacatua Haematuropygia)   Jenis Kakatua yang terlangka di dunia bahkan terancam kepunahan karena sering dibunuh dengan alasan dianggap sebagai hama pertanian serta penangkapan ilegal di alamnya untuk diperjual-belikan,tahun 2008 tercatat kurang dari 1000 ekor di habitatnya. Ciri khas dari jenis ini adalah memiliki bulu sekujur tubuh putih dengan bulu di bagian bawah ekor berwarna jingga kemerahan dan berujung putih kekuningan,pada bagian sayap bawah berwarna kuning pucat. Burung dewasa dapat mencapai ukuran 30cm,memiliki warna suara serupa dengan kakatua lainnya,namun karakteristik jenis ini jauh lebih tenang.Habitat asli hewan ini terdapat di Filipina,terutama di wilayah Luzon tengah,Luzon Utara,Pulau Palawan, Tawitawi,Mindanao dan Masbate.  Dengan demikian,upaya penangkaran menjadi sangat penting untuk kelestarian semua jenis kakatua terutama di tanah air kita.Oleh karena itu kami RealParrot.com sangat mendukung upaya pelestarian jenis burung ini,dengan tidak menjual burung hasil tangkapan alam,hanya Kakatua hasil penangkaran saja yang kami jual.

Jenis ini dapat mencapai ukuran tubuh 55cm dengan ciri khas sekujur tubuh putih dengan nuansa merah muda dan jambulnya berwarna merah muda cenderung jingga.
Habitat penyebaran kakatua ini adalah P.Haruku,P.Saparua,P.Seram yang merupakan wilayah Maluku bagian selatan.
  • Kakatua Putih Besar Jambul Kuning (Cacatua Galerita)
Habitat Dan Kebiasaan, Kakaktua nenghuni hutan primer dan sekunder yang tinggi dan tepi hutan, burung ini juga menghuni hutan monsun (Nusa Tenggara), hutan yang tinggi bersemak, semak yang pohonnya jarang dan lahan bududaya yang pohonnya jarang. Dari permukana laut sampai ketinggian 900m (Sulawesi), !520 m (Lombok), 100m (Sumbawa), 700 m(Flores),950+m(Sumba dan 500+m (Timor). sedangkan untuk jenis Kakaktua Maluku (Salmon-crested Cockatoo) biasanya hidup sendiri, berpasangan dan kelompok kecil, dahulu di pohon meraka tidur berkelompok hingga 16 ekor. Umumnya tidak mencolok, kecualai pada saat terbang ke dan dari lokasi pohon satu ke yang lain, mereka tidur ketika petang dan menjelang fajar. Walaupun terlihat terbang si atas kanopi tapi kebanyakan terbang di bawah batas kanopi. Mencari makan dengan tenang di kanopi dan lapisan tengah kanopi dan memiliki sebaran lokasi di daerah Seram, Ambon, Haraku dan Saparua. Kakatua menghuni hutan primer dan sekunder yang tinggi, hutan yang rusak dan hidup diatas permukaan laut sampai ketinggian 1000m.  JENIS - JENIS KAKATUA & WILAYAH PENYEBARANNYA  Burung Kakatua merupakan salah satu jenis burung yang banyak di gemari oleh pencinta burung paruh bengkok di seluruh dunia,perilakunya yang khas,lucu,riang dan mahir menirukan suara manusia menjadikan burung ini menjadi salah satu primadona klangenan,akan tetapi karena perburuan liar yang terus menerus di habitatnya maka burung ini terancam punah keberadaannya,terutama di wilayah Indonesia yang notabene merupakan penyumbang jenis kakatua terbanyak di dunia. Untuk melindungi keberadaan satwa langka ini,maka pemerintah membuat peraturannya yang tertulis dalam Undang-Undang RI No.5 Tahun 1990 tentang Konseravasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya,yang pengaturannya lebih spesifik lagi pada pasal 21 ayat 2 dengan ketentuan pidana yang telah diatur juga pada pasal 40 ayat 2 dan 4.   Berikut ini merupakan jenis-jenis kakatua di dunia dan wilayah penyebarannya : 1. Kakatua putih kecil jambul Oranye / jingga  (Cacatua Sulphurea)  Jenis ini memiliki ukuran maksimal rata-rata 35cm,bulu tubuhnya berwarna putih dan jambulnya berwarna oranye/jingga. Habitat burung ini diantaranya menyebar di wilayah Nusa Tenggara dan Sulawesi.  Kakatua Raja (Probosciger atterimus)   Jenis burung ini mempunyai ukuran tubuh paling besar diantara semua jenis kakatua lainnya,antara 55cm-70cm. Ciri khasnya adalah sekujur tubuh bulunya  berwarna hitam legam dan memliki pipi berwarna oranye bahkan cenderung merah. Terdapat 3 ras dari jenis kakatua raja ini, yaitu Atterimus Goliath (ukuran 60cm-70cm) , Atterimus Atterimus (ukuran 55cm-60cm) dan Atterimus Stenolophus (ukuran sama dengan goliath tapi memiliki bentuk lebar jambul yang lebih sempit). Habitat Asli burung ini terdapat di Wilayah Papua dan Australia. Kakatua Putih Besar Jambul Putih (Cacatua Alba)   Penyebarannya meliputi wilayah Maluku Tengah dan Utara,jenis kakatua ini memiliki ukuran tubuh dewasa sekitar 45cm,seluruh tubuh dan jambulnya berwarna putih polos. Kakatua Galah (Eolophus Roseicapilla)   Kakatua galah juga disebut Kakatua dada mawar, Kakatua mawar,Kakatua Merah muda dan ungu adalah satu jenis kakatua yang biasa ditemukan dan tersebar luas,mereka dapat ditemukan di daerah terbuka di hampir semua bagian daratan Australia.  Ciri dari kakatua ini mempunyai bulu pink dan abu-abu yang khas serta perilakunya yang berani membuatnya sebagai pemandangan biasa di hutan dan juga di perkotaan di Australia.  Istilah galah diperkirakan berasal dari kata gilaa, sebuah kata yang ditemukan pada bahasa yuwaalara dan dekat sekali dengan bahasa aborigin   Jenis kakatua ini sangat dilarang keluar dari wilayah Australia,yang memang sangat ketat peraturannya untuk arus keluar masuk hewan dari maupun ke Australia,oleh karena itu oleh beberapa breeder diluar Australia,terutama di Jerman,Belanda dan Afrika Selatan mereka mengatasinya dengan jalan konservasi di dalam penangkaran,terbukti mereka sukses menangkarkan hewan ini sehingga anakannya telah di ekspor ke beberapa negara dunia,termasuk Indonesia dan salah satunya RealParrot.com memiliki stok anakan burung ini yang siap di adopsi oleh pencinta burung paruh bengkok di tanah air.  Kakatua Korela / Kakatua Sanguinea (Cacatua Pastinator / Cacatua Sanguinea)   Ciri khas dari jenis burung ini adalah memiliki kelopak mata berwarna biru muda yang lebih lebar dibanding jenis kakatua lainnya,ukuran dewasanya dapat mencapai ukuran sekitar 40cm. Ciri lainnya adalah  memiliki bulu berwarna putih dan ada sedikit bulu berwarna merah/jingga di sekitar hidung dan paruhnya,sepintas Kakatua ini mirip dengan Kakatua Goffini namun mereka memiliki ukuran lebih besar. Jenis Kakatua ini mempunya 2 ras,yaitu Sanguinea Sanguinea dan Sanguinea Normantoni. Habitat burung ini tersebar di wilayah Papua dan Australia. Kakatua Goffini / Kakatua Rawa (Cacatua Goffini)   Burung ini sepintas mirip dengan Kakatua Korela namun ukuran mereka lebih kecil (dewasa 30cm) dan memiliki ukuran kelopak mata yang berwarna biru muda lebih sempit. Ciri dari burung ini adalah berwarna putih sekujur tubuh dengan sedikit bulu berwarna merah/jingga di sekitar paruhnya. Habitat asli dari burung ini adalah Kepulauan Tanimbar yang merupakan salah satu kepulauan di Kabupaten Maluku Tenggara Barat. Kakatua Maluku (Cacatua Moluccensis)   Jenis ini dapat mencapai ukuran tubuh 55cm dengan ciri khas sekujur tubuh putih dengan nuansa merah muda dan jambulnya berwarna merah muda cenderung jingga. Habitat penyebaran kakatua ini adalah P.Haruku,P.Saparua,P.Seram yang merupakan wilayah Maluku bagian selatan. Kakatua Putih Besar Jambul Kuning (Cacatua Galerita)   Ciri Khas dari burung ini adalah ukiran tubuh yang dewas bisa mencapai 45cm,seluruh tubuhnya berwarna putih polos dan memiliki jambul berwarna kuning cerah.   Beberapa ras (sub-spesies) dari Kakatua Putih Besar Jambul Kuning : C.G.Eleonora : sering disebut kakatua jambul kuning medium/sedang.ciri khasnya adalah kelopak matanya yang berwarna putih,sekujur tubuhnya berwarna putih polos.Habitat aslinya adalah di Pulau Aru. C.G.Triton : yang membedakan jenis ini dengan medium adalah sekujur tubuhnya berwarna putih polos dan kelopak matanya yang berwarna biru muda serta ukurannya yang lebih besar (dewasa mencapai 50cm).Habitat aslinya adalah di Papua. C.G.Galerita : ukurannya serupa dengan C.G.Triton yaitu sekitar 50cm dengan ciri khas bulu putih sekujur tubuh,memiliki nuansa kuning di bulu bagian telinga,dibawah sayap dan ekor.Warna Putih pada bagian kelopak mata dan ukuran kepala sedikit lebih kecil.Penyebaran Kakatua ini diwilayah sekitar Australia. C.G.Fitzroyi : memiliki ukuran serupa dengan C.G.Eleonora (medium),dengan bercampur warna kuning pada bagian telinga,di bawah sayap dan ekor.Cir khas lainnya adalah kelopak matanya yang berwarna biru muda mirip dengan C.G.Triton.Ukuran Paruh juga lebih besar daripada C.G.Galerita. Habitatnya terdapat di sekitar Sungai Fitztroy,Australia Utara.   Kakatua Tungging / Ekor Merah ( Cacatua Haematuropygia)   Jenis Kakatua yang terlangka di dunia bahkan terancam kepunahan karena sering dibunuh dengan alasan dianggap sebagai hama pertanian serta penangkapan ilegal di alamnya untuk diperjual-belikan,tahun 2008 tercatat kurang dari 1000 ekor di habitatnya. Ciri khas dari jenis ini adalah memiliki bulu sekujur tubuh putih dengan bulu di bagian bawah ekor berwarna jingga kemerahan dan berujung putih kekuningan,pada bagian sayap bawah berwarna kuning pucat. Burung dewasa dapat mencapai ukuran 30cm,memiliki warna suara serupa dengan kakatua lainnya,namun karakteristik jenis ini jauh lebih tenang.Habitat asli hewan ini terdapat di Filipina,terutama di wilayah Luzon tengah,Luzon Utara,Pulau Palawan, Tawitawi,Mindanao dan Masbate.  Dengan demikian,upaya penangkaran menjadi sangat penting untuk kelestarian semua jenis kakatua terutama di tanah air kita.Oleh karena itu kami RealParrot.com sangat mendukung upaya pelestarian jenis burung ini,dengan tidak menjual burung hasil tangkapan alam,hanya Kakatua hasil penangkaran saja yang kami jual.

Ciri Khas dari burung ini adalah ukiran tubuh yang dewas bisa mencapai 45cm,seluruh tubuhnya berwarna putih polos dan memiliki jambul berwarna kuning cerah.

 Beberapa ras (sub-spesies) dari Kakatua Putih Besar Jambul Kuning :
  • C.G.Eleonora : sering disebut kakatua jambul kuning medium/sedang.ciri khasnya adalah kelopak matanya yang berwarna putih,sekujur tubuhnya berwarna putih polos.Habitat aslinya adalah di Pulau Aru.
  • C.G.Triton : yang membedakan jenis ini dengan medium adalah sekujur tubuhnya berwarna putih polos dan kelopak matanya yang berwarna biru muda serta ukurannya yang lebih besar (dewasa mencapai 50cm).Habitat aslinya adalah di Papua.
  • C.G.Galerita : ukurannya serupa dengan C.G.Triton yaitu sekitar 50cm dengan ciri khas bulu putih sekujur tubuh,memiliki nuansa kuning di bulu bagian telinga,dibawah sayap dan ekor.Warna Putih pada bagian kelopak mata dan ukuran kepala sedikit lebih kecil.Penyebaran Kakatua ini diwilayah sekitar Australia.
  • C.G.Fitzroyi : memiliki ukuran serupa dengan C.G.Eleonora (medium),dengan bercampur warna kuning pada bagian telinga,di bawah sayap dan ekor.Cir khas lainnya adalah kelopak matanya yang berwarna biru muda mirip dengan C.G.Triton.Ukuran Paruh juga lebih besar daripada C.G.Galerita.
Habitatnya terdapat di sekitar Sungai Fitztroy,Australia Utara.  
  • Kakatua Tungging / Ekor Merah ( Cacatua Haematuropygia)
Habitat Dan Kebiasaan, Kakaktua nenghuni hutan primer dan sekunder yang tinggi dan tepi hutan, burung ini juga menghuni hutan monsun (Nusa Tenggara), hutan yang tinggi bersemak, semak yang pohonnya jarang dan lahan bududaya yang pohonnya jarang. Dari permukana laut sampai ketinggian 900m (Sulawesi), !520 m (Lombok), 100m (Sumbawa), 700 m(Flores),950+m(Sumba dan 500+m (Timor). sedangkan untuk jenis Kakaktua Maluku (Salmon-crested Cockatoo) biasanya hidup sendiri, berpasangan dan kelompok kecil, dahulu di pohon meraka tidur berkelompok hingga 16 ekor. Umumnya tidak mencolok, kecualai pada saat terbang ke dan dari lokasi pohon satu ke yang lain, mereka tidur ketika petang dan menjelang fajar. Walaupun terlihat terbang si atas kanopi tapi kebanyakan terbang di bawah batas kanopi. Mencari makan dengan tenang di kanopi dan lapisan tengah kanopi dan memiliki sebaran lokasi di daerah Seram, Ambon, Haraku dan Saparua. Kakatua menghuni hutan primer dan sekunder yang tinggi, hutan yang rusak dan hidup diatas permukaan laut sampai ketinggian 1000m.  JENIS - JENIS KAKATUA & WILAYAH PENYEBARANNYA  Burung Kakatua merupakan salah satu jenis burung yang banyak di gemari oleh pencinta burung paruh bengkok di seluruh dunia,perilakunya yang khas,lucu,riang dan mahir menirukan suara manusia menjadikan burung ini menjadi salah satu primadona klangenan,akan tetapi karena perburuan liar yang terus menerus di habitatnya maka burung ini terancam punah keberadaannya,terutama di wilayah Indonesia yang notabene merupakan penyumbang jenis kakatua terbanyak di dunia. Untuk melindungi keberadaan satwa langka ini,maka pemerintah membuat peraturannya yang tertulis dalam Undang-Undang RI No.5 Tahun 1990 tentang Konseravasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya,yang pengaturannya lebih spesifik lagi pada pasal 21 ayat 2 dengan ketentuan pidana yang telah diatur juga pada pasal 40 ayat 2 dan 4.   Berikut ini merupakan jenis-jenis kakatua di dunia dan wilayah penyebarannya : 1. Kakatua putih kecil jambul Oranye / jingga  (Cacatua Sulphurea)  Jenis ini memiliki ukuran maksimal rata-rata 35cm,bulu tubuhnya berwarna putih dan jambulnya berwarna oranye/jingga. Habitat burung ini diantaranya menyebar di wilayah Nusa Tenggara dan Sulawesi.  Kakatua Raja (Probosciger atterimus)   Jenis burung ini mempunyai ukuran tubuh paling besar diantara semua jenis kakatua lainnya,antara 55cm-70cm. Ciri khasnya adalah sekujur tubuh bulunya  berwarna hitam legam dan memliki pipi berwarna oranye bahkan cenderung merah. Terdapat 3 ras dari jenis kakatua raja ini, yaitu Atterimus Goliath (ukuran 60cm-70cm) , Atterimus Atterimus (ukuran 55cm-60cm) dan Atterimus Stenolophus (ukuran sama dengan goliath tapi memiliki bentuk lebar jambul yang lebih sempit). Habitat Asli burung ini terdapat di Wilayah Papua dan Australia. Kakatua Putih Besar Jambul Putih (Cacatua Alba)   Penyebarannya meliputi wilayah Maluku Tengah dan Utara,jenis kakatua ini memiliki ukuran tubuh dewasa sekitar 45cm,seluruh tubuh dan jambulnya berwarna putih polos. Kakatua Galah (Eolophus Roseicapilla)   Kakatua galah juga disebut Kakatua dada mawar, Kakatua mawar,Kakatua Merah muda dan ungu adalah satu jenis kakatua yang biasa ditemukan dan tersebar luas,mereka dapat ditemukan di daerah terbuka di hampir semua bagian daratan Australia.  Ciri dari kakatua ini mempunyai bulu pink dan abu-abu yang khas serta perilakunya yang berani membuatnya sebagai pemandangan biasa di hutan dan juga di perkotaan di Australia.  Istilah galah diperkirakan berasal dari kata gilaa, sebuah kata yang ditemukan pada bahasa yuwaalara dan dekat sekali dengan bahasa aborigin   Jenis kakatua ini sangat dilarang keluar dari wilayah Australia,yang memang sangat ketat peraturannya untuk arus keluar masuk hewan dari maupun ke Australia,oleh karena itu oleh beberapa breeder diluar Australia,terutama di Jerman,Belanda dan Afrika Selatan mereka mengatasinya dengan jalan konservasi di dalam penangkaran,terbukti mereka sukses menangkarkan hewan ini sehingga anakannya telah di ekspor ke beberapa negara dunia,termasuk Indonesia dan salah satunya RealParrot.com memiliki stok anakan burung ini yang siap di adopsi oleh pencinta burung paruh bengkok di tanah air.  Kakatua Korela / Kakatua Sanguinea (Cacatua Pastinator / Cacatua Sanguinea)   Ciri khas dari jenis burung ini adalah memiliki kelopak mata berwarna biru muda yang lebih lebar dibanding jenis kakatua lainnya,ukuran dewasanya dapat mencapai ukuran sekitar 40cm. Ciri lainnya adalah  memiliki bulu berwarna putih dan ada sedikit bulu berwarna merah/jingga di sekitar hidung dan paruhnya,sepintas Kakatua ini mirip dengan Kakatua Goffini namun mereka memiliki ukuran lebih besar. Jenis Kakatua ini mempunya 2 ras,yaitu Sanguinea Sanguinea dan Sanguinea Normantoni. Habitat burung ini tersebar di wilayah Papua dan Australia. Kakatua Goffini / Kakatua Rawa (Cacatua Goffini)   Burung ini sepintas mirip dengan Kakatua Korela namun ukuran mereka lebih kecil (dewasa 30cm) dan memiliki ukuran kelopak mata yang berwarna biru muda lebih sempit. Ciri dari burung ini adalah berwarna putih sekujur tubuh dengan sedikit bulu berwarna merah/jingga di sekitar paruhnya. Habitat asli dari burung ini adalah Kepulauan Tanimbar yang merupakan salah satu kepulauan di Kabupaten Maluku Tenggara Barat. Kakatua Maluku (Cacatua Moluccensis)   Jenis ini dapat mencapai ukuran tubuh 55cm dengan ciri khas sekujur tubuh putih dengan nuansa merah muda dan jambulnya berwarna merah muda cenderung jingga. Habitat penyebaran kakatua ini adalah P.Haruku,P.Saparua,P.Seram yang merupakan wilayah Maluku bagian selatan. Kakatua Putih Besar Jambul Kuning (Cacatua Galerita)   Ciri Khas dari burung ini adalah ukiran tubuh yang dewas bisa mencapai 45cm,seluruh tubuhnya berwarna putih polos dan memiliki jambul berwarna kuning cerah.   Beberapa ras (sub-spesies) dari Kakatua Putih Besar Jambul Kuning : C.G.Eleonora : sering disebut kakatua jambul kuning medium/sedang.ciri khasnya adalah kelopak matanya yang berwarna putih,sekujur tubuhnya berwarna putih polos.Habitat aslinya adalah di Pulau Aru. C.G.Triton : yang membedakan jenis ini dengan medium adalah sekujur tubuhnya berwarna putih polos dan kelopak matanya yang berwarna biru muda serta ukurannya yang lebih besar (dewasa mencapai 50cm).Habitat aslinya adalah di Papua. C.G.Galerita : ukurannya serupa dengan C.G.Triton yaitu sekitar 50cm dengan ciri khas bulu putih sekujur tubuh,memiliki nuansa kuning di bulu bagian telinga,dibawah sayap dan ekor.Warna Putih pada bagian kelopak mata dan ukuran kepala sedikit lebih kecil.Penyebaran Kakatua ini diwilayah sekitar Australia. C.G.Fitzroyi : memiliki ukuran serupa dengan C.G.Eleonora (medium),dengan bercampur warna kuning pada bagian telinga,di bawah sayap dan ekor.Cir khas lainnya adalah kelopak matanya yang berwarna biru muda mirip dengan C.G.Triton.Ukuran Paruh juga lebih besar daripada C.G.Galerita. Habitatnya terdapat di sekitar Sungai Fitztroy,Australia Utara.   Kakatua Tungging / Ekor Merah ( Cacatua Haematuropygia)   Jenis Kakatua yang terlangka di dunia bahkan terancam kepunahan karena sering dibunuh dengan alasan dianggap sebagai hama pertanian serta penangkapan ilegal di alamnya untuk diperjual-belikan,tahun 2008 tercatat kurang dari 1000 ekor di habitatnya. Ciri khas dari jenis ini adalah memiliki bulu sekujur tubuh putih dengan bulu di bagian bawah ekor berwarna jingga kemerahan dan berujung putih kekuningan,pada bagian sayap bawah berwarna kuning pucat. Burung dewasa dapat mencapai ukuran 30cm,memiliki warna suara serupa dengan kakatua lainnya,namun karakteristik jenis ini jauh lebih tenang.Habitat asli hewan ini terdapat di Filipina,terutama di wilayah Luzon tengah,Luzon Utara,Pulau Palawan, Tawitawi,Mindanao dan Masbate.  Dengan demikian,upaya penangkaran menjadi sangat penting untuk kelestarian semua jenis kakatua terutama di tanah air kita.Oleh karena itu kami RealParrot.com sangat mendukung upaya pelestarian jenis burung ini,dengan tidak menjual burung hasil tangkapan alam,hanya Kakatua hasil penangkaran saja yang kami jual.

Jenis Kakatua yang terlangka di dunia bahkan terancam kepunahan karena sering dibunuh dengan alasan dianggap sebagai hama pertanian serta penangkapan ilegal di alamnya untuk diperjual-belikan,tahun 2008 tercatat kurang dari 1000 ekor di habitatnya.
Ciri khas dari jenis ini adalah memiliki bulu sekujur tubuh putih dengan bulu di bagian bawah ekor berwarna jingga kemerahan dan berujung putih kekuningan,pada bagian sayap bawah berwarna kuning pucat.
Burung dewasa dapat mencapai ukuran 30cm,memiliki warna suara serupa dengan kakatua lainnya,namun karakteristik jenis ini jauh lebih tenang.Habitat asli hewan ini terdapat di Filipina,terutama di wilayah Luzon tengah,Luzon Utara,Pulau Palawan, Tawitawi,Mindanao dan Masbate.

Dengan demikian,upaya penangkaran menjadi sangat penting untuk kelestarian semua jenis kakatua terutama di tanah air kita.Oleh karena itu kami RealParrot.com sangat mendukung upaya pelestarian jenis burung ini,dengan tidak menjual burung hasil tangkapan alam,hanya Kakatua hasil penangkaran saja yang kami jual.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

0 komentar:

Post a Comment

Silakan Jiaka Ada Komentar Jangan Ragu Ragu !!!