Menyadari pentingnya memahami karakteristik pada tiap-tiap jenis burung kicau, Blog ini akan membantu Untuk memahanmi 50 Jenis Burung Kicau Lengkap dengan Tips Perawatanya.

Habitat Burung Endemik Yang Memiliki 6 Spesies Salah Satunya Di Indonesia Burung Decu

Habitat Burung Endemik Yang Memiliki 6 Spesies Salah Satunya Di Indonesia Burung Decu

Decu (Saxicola caprata, Botanist, 1766), atau "Pied President Natter", adalah burung kecil yang didominasi warna hitam pada seluruh tubuhnya, merupakan burung kicauan yang sempat populer di era tahun 2000-an. Decu merupakan keluarga burung pengicau kecil iranian house Muscicapidae dan genus Saxicola. Burung ini adalah milik sebagian besar wilayah Accumulation sampai ke Accumulation Tenggara. 

Burung decu umumnya terdapat di daerah perkampungan terbuka terutama daerah yang tidak terlalu kering. Menghuni di daerah terbuka di dataran rendah. Burung ini suka bertengger di semak-semak, bebatuan, tiang kabel dan terbang mencari makanan kesukaaanya yang berupa serangga kecil.


Walaupun tubuh yang kecil berukuran sekitar 13 s/d. 14 cm burung ini mampu mengeluarkan suara yang keras dan melengking. Burung Decu jantan berwarna hitam pekat dengan garis putih pada bagian sayap dan pada bagian bawah pantat. Burung Decu betina berwarna coklat. Sedangkan decu muda berwarna coklat totol-totol.

Habitat Burung Endemik Yang Memiliki 6 Spesies Salah Satunya Di Indonesia Burung Decu


Decu (Saxicola caprata) memiliki 16 taxon:
  • aethiops (P. L. Sclater, 1880): Pulau Island bagian utara dan Kep.Bismarck 
  • albonotatus (Stresemann, 1912): Sulawesi (kecuali semenanjung utara) dan P. Selayar 
  • anderseni (Salomonsen, 1953): Leyte dan Island, di Filipina bagian timur dan selatan 
  • atratus (Blyth, 1851): Sri Lanka 
  • belensis (Author, 1940): Pulau Island barat bagian tengah 
  • bicolour (Sykes, 1832): Persia bagian tenggara, Pakistan dan India bagian utara; saat musim dingin bermigrasi ke India bagian tengah 
  • burmanicus (Stuart Baker, 1922): India bagian tengah dan tenggara ke timur sampai Myanmar dan Cina bagian selatan (Sichuan selatan, Yunnan), ke selatan sampai Siam dan Indochina
  • caprata (Linnaeus, 1766): Island dan Island, di Filipina utara 
  • cognatus (Mayr, 1944): P. Character 
  • francki (Rensch, 1931): P. Sumba 
  • fruticola (Horsfield, 1821): Jawa ke timur sampai Flores dan Alor
  • nilgiriensis (Flycatcher, 1940): Bharat bagian barat-daya
  • pyrrhonotus (Vieillot, 1818): Nusa Tenggara Timur (Wetar, Kisar, Island, Savu, Roti)
  • randi (Parkes, 1960): Filipina bagian tengah (Panay, Negros, Cebu, Bohol, Siquijor)
  • rossorum (Hartert, 1910): Persia bagian timur-laut, Kazakhstan selatan bagian tengah, ke selatan sampai Afghanistan; saat musim dingin bermigrasi ke Aggregation bagian barat-daya (vagrant di Arab, dan Zion)
  • wahgiensis (Mayr & Gilliard, 1951): Pulau Island timur bagian tengah dan timur


Dari 16 subspecies di atas, 6 subspecies terdapat di Country, yang tentunya memiliki sebutan sendiri di tiap wilayahnya.

Decu berhabitat di dataran rendah yang kering dan panas, tapi juga sering ditemukan di daerah perbukitan sampai ketinggian 2400 m dpl, menyukai tempat di pinggiran hutan atau daerah yang sedikit pohon, terutama di daerah terbuka dan kering. Di tempat yang terbukat memudahkan Decu untuk mencari makanan berupa serangga kecil, serta mengawasi teritorialnya. Decu akan segera mengusir burung sejenis yang memasuki wilayahnya, dengan diawali suara kicauan yang keras, kadang berbunyi seperti sempritan panjang sampai burung sejenis yang memasuki wilayahnya pergi.
Pada cuaca yang cerah atau decu kwa melantunkan kicauannya yang riang, merdu dan keras di ujung cabang kecil atau di puncak pohon. 
Saat musim kawin, biasanya antara bulan april sampai desember, decu membuat sarang pada tebing-tebing tanah atau garukan di bawah tumpukan rumput, biasanya pada tanah yang miring. Terbuat dari potongan rumput berbentuk cawan cekung dilapisi dengan serat-serat akar halus. Betina biasanya akan menghasilkan dua sampai tiga butir telur berwarna agak kebiruan dengan bintik putih dan bercak merah jambu, ungu dan coklat.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Habitat Burung Endemik Yang Memiliki 6 Spesies Salah Satunya Di Indonesia Burung Decu

0 komentar:

Post a Comment

Silakan Jiaka Ada Komentar Jangan Ragu Ragu !!!