Burung Blackthroat : Pola Perawatan Yang Tepat Untuk Burung Blackthroat

Burung Blackthroat : Pola Perawatan Yang Tepat Untuk Burung Blackthroat
Pertama, kita beberkan dulu sangkar ideal dan segala aksesorinya seperti tangkringan, cepuk pakan, dan cepuk minum.
A. Sangkar
Sebaiknya gunakan sangkar persegi ukuran 30 x 30 dengan kerapatan ruji sekitar 5 mm. Sangkar dengan ukuran tersebut akan membuat blackthroath lebih leluasa bergerak.
B. Tangkringan / tenggeran
Gunakan tangkringan dengan diameter  1 cm dari batang pohon asam yang memiliki serat kulit kasar namun lembut serta rata. Tangkringan yang nyaman akan membuat BT lebih tenang saat bertengger sambil bunyi. Model tankringan bisa dibuat model trap sejajar.
C. Cepuk pakan dan minum
Posisikan cepuk pakan bijian dan cepuk minum secara terpisah, agar sisa kulit dari pakan bijian tidak mudah masuk ke tempat cepuk minum.
Membuat formula pakan
Kedua, membuat formula pakan bijian. Selama ini, jarang sekali ada kios pakan burung yang menyediakan makanan khusus untuk blackthroat. Karena itu, Om dan Tante bisa meraciknya sendiri dengan komposisi sebagai berikut:
  1. Jewawut 40%
  2. Cannary seed  35%
  3. Milet 5-10%
  4. Biji sawi 5-10%
  5. Niger seed 2%
  6. Biji lobak 3%
Selain pakan utama berupa bijian, bisa juga ditambahkan ekstra fooding (EF) nabati, berupa sayuran yang tidak mengandung serat seperti selada air, sawi putih, oyong, dan apel. Untuk EF protein hewani bisa berupa telur puyuh.
Pola mandi dan jemur
Ketiga, pengaturan pola mandi dan jemur. Penjemuran penting untuk mensuplai vitamin D pada tubuh burung, sekaligus untuk menghilangkan kutu-kutu yang bersarang.
Penjemuran bisa dilakukan selama 1-2 jam dengan rentang penjemuran pukul 07.00 – 10.00, ketika sinar matahari belum terlalu panas.
Sedangkan untuk mandi, cukup sediakan cepuk di dalam sangkar atau bisa juga disemprot, tergantung kebiasaan dari burung masing-masing.
Gangguan kesehatan pada blackthroat
Beberapa gangguan kesehatan yang biasa dialami blackthroat dan membuat burung ini tidak fit antara lain:
  • Burung cenderung diam dan tidak lincah.
  • Kurang gacor atau jarang bunyi panjang.
  • Badang mengkorok dan nyekukruk.
  • Ada bulu halus yang mencuat keluar, namun bukan karena mabung.
  • Lubang hidung (nostril) berlendir, sehingga burung menjadi serak.
  • Mata bengkak, sehingga seperti sedang mengantuk.
  • Perubahan warna feces (kotoran) yang seperti mencret.
  • Stres akibat faktor eksternal, perjalanan jauh, nyaris diterkam predator, kaget dengan mendengar suara ledakan/mercon.
  • Salah satu anggota tubuhnya sulit digerakkan.
Jika hal tersebut terjadi pada blackthroat Anda, sebaiknya segera ditangani secara tepat dan intensif. Cocokan gejala dengan peta penyakit yang sudah disusun Om Kicau. Sebagai langkah pencegahan, sebaiknya gunakan BirdVit dan BirdMineral secara rutin dalam perawatan harian. Bukankah mencegah tetap lebih baik daripada mengobati?

Thank you for omkicau

auto insurance, auto insurance quotes, auto insurance companies, auto insurance florida, auto insurance quotes online, auto insurance america, auto insurance comparison, auto insurance reviews, auto insurance calculator, auto insurance score, auto insurance quotes, auto insurance companies, auto insurance florida, auto insurance quotes online, auto insurance america, auto insurance comparison, auto insurance reviews, auto insurance calculator, auto insurance score, auto insurance ratings , manfaat gula merah, freshaves, suara cucak ijo, suara c ijo, download suara cucak ijo mp3, laptop, bisnis tanpa modal, peluang bisnis online terbaru, internet broadband, internet access, internet isp, internet line, internet p, email customer service gojek, grabbike car, bank s, web website, bank c, website shop, logo animals, web dengan desain terbaik

0 Response to "Burung Blackthroat : Pola Perawatan Yang Tepat Untuk Burung Blackthroat"

Post a Comment

Silakan Jiaka Ada Komentar Jangan Ragu Ragu !!!