Menyadari pentingnya memahami karakteristik pada tiap-tiap jenis burung kicau, Blog ini akan membantu Untuk memahanmi 50 Jenis Burung Kicau Lengkap dengan Tips Perawatanya.

Sangkar Karantina Burung Kicau

Kita perlu mempunyai sangkar khususu untuk burung kita saat burung kicau kita terkena sakit atau burung kicau yang baru kita dapat dari penangkapan liar.

Beberapahal yang harus di perhatikan dalam penyediyaan sangkar karantina untuk burung kicau kesayangan kita yaitu: 
1. Mempunyai ukuran kurang lebih 100x50x30 cm
2. Dinding sangkar burung terbuat dari ram kasa atau kawat ram nyamuk.
3. Beri setidaknya lampu 25-40wath untuk penghangat sekaligus penerangan
4. Jauhkan temapat pakan dan minum dari lampu
5. Lantai di buat dengan model laci sehingga mudah untuk membuat kotoran burungnya.
6. Penempatannya terpisah dari burung lain.

Pembuatan sangkar dan tangkringan/tenggeran khusus untuk terapi khusus burung kicau kita:
Kadang-kadang kita memerlukan sangkar/ tangkringan khusus untuk tujuan khusus burung kicau kita. Ada sebuah khasus kenari/burung lainya saat di tandingkan nglobrak-globrak jeruji kalau saat gantangan burung/ tanding/lomba burung kicau. Dan begitu nabrak jeruji langsung terjun, naik lagi, nglobrak lagi, begitu terus sambil bernyanyi/ngoceh.(Tidak Tenang). Banyak para kicau mania yang mengganti pakan burungnya dan mengawinkanya agar tidak ngobrak lagi tapi tidak berhasil.

Kandang Burung Khusus Untuk Kenari (Karantina Burung Kicau)


Tapi dengan tangkrinagn khususu, kalau biyasanya tangkringan kenari hanya dua, atas-bawah sejajar dengan posisi saling menyamping, maka tangkringan khusus ini memiliki 8(delapan) tangkringan. 4 tangkringan bawah, disusun sejajar dengan jeruji dengan jara kira-kira 7cm.

Tangkrunag atas posisi sama dengan tangkringan lapis bawah. Ketika si burung tarung dai tangkringan lapisan bawah, Burung itu akan bergerak menyusuru tangkringan muter kesemua sisi. Begitu si burung loncat keatas ganya bertarungnya sama persisi, memutar kesemua sisi seakan menantang semua burung di sekitarnya. Dan burung itu tidak akan menrabah jeruji lagi dan kelihatanya lebih elegan daripada menggunakan 2 tangkringan atas bawah.

Mengapa? Ternyata ketika burung bernyanyi/gacor/ngoceh dan paruh sudah menempel jeruji,(karena jarak terjauh tangkringan sekitar 7cm yang tidak memungkinkan si burung kicau kita untuk lebih maju lagi), Maka itulah posisi yang di agab ideal bagi burung kicau. Artinya si burung tidak perlu mencengkram jeruji untuk bisa "mendaprat" lawan pada posisi yang "paling dekat" dengan lawan si burung.

Para kicau mania pasti sering melihat burung yang sepesiasnya kenari saat berbyasi/ngoceh/ngacor kearah posisi lawan(luar) sambil menjatuhkan badan ke dasar sangkar lalu balik lagi keatas, dan begitu seterusnya. Coba saja pake tripmen 8 tangkringan tidak ada tempat untuk si burung menjatuhkan diri kedepan karena dengan jeruji sudah mepet  maka burung kicau kita tidak akan lagi berkicau dengan bergaya jatuh.

Berdasarkan pengalaman seorang kicau mania tripment ini bisa mencapai keberhasilan 90% akuraty untuk mengatassi kenari yang terlampau ganas dan punya gaya jatuhan ketika tarunag. PARA KICAU MANIA BISA MENCOBANYA" MONGOOO!!!!"

Sekian Dulu dari Saya
Salam Kicau Mania Se Dunia
Terimakasis Semoga Bermanfaat

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Sangkar Karantina Burung Kicau

0 komentar:

Post a Comment

Silakan Jiaka Ada Komentar Jangan Ragu Ragu !!!